Johannesburg: Para petinggi partai African National Congress (ANC) akan bertemu untuk menentukan masa depan Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma. Komite Eksekutif Nasional (NEC), badan tertinggi dalam internal ANC, kemungkinan akan meminta Zuma untuk mundur.
Kabar ini disampaikan kata Koresponden BBC Afrika, Andrew Harding, Senin 12 Februari 2018.
Minggu kemarin, Presiden ANC Cyril Ramaphosa mengakui masalah seputar Zuma ini memicu "perpecahan dan perselisihan" internal.
Zuma, 75, belakangan menghadapi sejumlah tuduhan korupsi setelah sembilan tahun berkuasa.
"Kami tahu Anda semua ingin masalah ini berakhir," ujar Ramaphosa di Cape Town, seperti disitat BBC, Senin 12 Februari 2018.
Pertemuan NEC dibatalkan pekan lalu sesudah pembicaraan langsung antara Zuma dan Ramaphosa. Ramaphosa adalah wakil presiden sekaligus pemimpin baru partai.
Zuma sudah menolak untuk mundur, sejak Desember, ketika Ramaphosa menggantikannya sebagai pemimpin ANC.
Dalam beberapa tahun terakhir hubungan Zuma dengan keluarga Gupta kelahiran India yang kaya raya telah menyebabkan popularitasnya merosot. Gupta disebut-sebut memiliki pengaruh dalam pemerintahan Zuma.
Baik Zuma maupun Gupta membantah tuduhan tersebut.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan