Pemandangan umum kota Baghdad. (Foto: AFP)
Pemandangan umum kota Baghdad. (Foto: AFP)

Bahrain Minta Semua Warganya Tinggalkan Iran dan Irak

Internasional bahrain
Willy Haryono • 19 Mei 2019 12:04
Dubai: Bahrain mengeluarkan peringatan perjalanan menuju Iran atau Irak pada Sabtu 18 Mei 2019. Bagi warga Bahrain yang sudah ada di kedua negara tersebut, diminta "segera" angkat kaki demi keselamatan mereka.
 
Menurut keterangan Kementerian Luar Negeri Bahrain, dikutip dari kantor berita BNA, imbauan dikeluarkan terkait "ketidakstabilan situasi serta perkembangan berbahaya dan ancaman nyata" di kawasan.
 
Peringatan disampaikan Bahrain saat ketegangan meningkat antara Amerika Serikat dengan Iran. Sejumlah pihak khawatir kedua negara sewaktu-waktu dapat memulai perang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Rabu kemarin, AS menarik semua staf non-darurat dari Kedutaan Besar AS di Baghdad, Irak. Penarikan merupakan bentuk antisipasi terhadap kemungkinan adanya ancaman dari Iran, negara tetangga Irak.
 
Perusahaan Exxonn Mobil juga telah menarik semua staf asing mereka, berjumlah sekitar 60, dari Irak.
 
Merespons keributan mengenai perang, Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif menegaskan dirinya yakin perang tidak akan meletus di kawasan.
 
Alasannya sederhana, karena menurut Menlu Zarif, Iran tidak menginginkan terjadinya konflik.
 
Selain itu, Zarif juga menilai tidak ada satu negara pun di dunia ini yang dapat menghadapi Iran di kawasan. Pernyataan disampaikan Menlu Zarif dalam kunjungannya ke Beijing, Tiongkok.
 
"Tidak akan ada perang karena kami tidak menginginkannya," tegas Menlu Zarif, dilaporkan dari kantor berita IRNA.
 
Pemerintahan AS di bawah Presiden Donald Trump juga pernah mengutarakan hal serupa. Meski tidak ingin berperang, namun Trump menegaskan dirinya akan melindungi kepentingan nasional AS di kawasan.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif