Goodluck Jonathan akui kekalahan pemilu (Foto: AFP)
Goodluck Jonathan akui kekalahan pemilu (Foto: AFP)

Goodluck Jonathan Akui Kekalahan di Pemilu Nigeria

Internasional pemilu afrika
Fajar Nugraha • 01 April 2015 10:29
medcom.id, Abuja: Goodluck Jonathan mengakui kekalahan dalam Pemilu Nigeria yang baru saja selesai penghitungannya. Jonathan dikalahkan Muhammadu Buhari.
Jonathan harus mengakui kekalahan dari mantan diktator Buhari. Jenderal berusia 72 tahun itu, mengalahkan Jonathan dengan angka yang lumayan besar.
Meskipun kalah, Jonathan mengucapkan selamat kepada Buhari. Pria yang menjabat Presiden Nigeria sejak 2010 itu pernah berjanji melaksanakan pemilu damai.
"Ambisi pribadi tidak boleh mengorbankan darah rakyat Nigeria. Saya menjanjikan pemilu yang bebas dan adil. Janji itu sudah dipenuhi," ujar Jonathan, seperti dikutip Associated Press, Rabu (1/4/2015).
Pemilu Nigeria 2015 juga mencetak sejarah baru, di mana partai oposisi berhasil melengserkan partai yang tengah berkuasa. Ini dianggap sebagai demokrasi Nigeria yang semakin dewasa.
Partai Demokrasi Rakyat (PDP) yang menjadi alat politik Jonathan, sudah berkuasa sejak diktator militer di Nigeria runtuh pada 1999.
Sementara perayaan merebak di wilayah basis kekuatan politik Buhari di sebelah utara Nigeria. Warga berkumpul di jalan dengan membawa sapu, sebagai simbul janjinya menghapus korupsi di negara tersebut.
Hasil dari 36 negara bagian dan wilayah Federal Nigeria menunjukkan, Buhari menang telak atas Jonathan.
Penghitungan Associated Press menunjukkan Buhari menang lebih dari 15,3 juta suara dari Jonathan yang hanya meraih 12,9 juta suara. Sementara Buhari menang di 19 negara bagian dan Jonathan hanya memenangkan 17 negara bagian.

 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif