Zuma Enggan Mundur, Afrika Selatan Menanti Presiden Baru
Presiden Afrika Serikat Jacob Zuma diminta mundur dari Partai ANC (Foto: AFP).
Johannesburg: Afrika Selatan (Afsel) siap menyambut mantan pengusaha kaya Cyril Ramaphosa sebagai presiden barunya, Kamis 15 Februari, setelah Jacob Zuma yang ternoda skandal mengundurkan diri akibat tekanan kuat dari partainya sendiri.
 
Zuma mengumumkan telah mundur dalam sebuah pidato di televisi larut malam. Di mana dia mengarahkan kecaman ke partai Kongres Nasional Afrika (ANC) yang telah mengancam untuk menggulingkannya melalui mosi tidak percaya parlemen.
 
Dalam pidato 30 menit, Zuma mengatakan bahwa dia "sampai kepada keputusan untuk mengundurkan diri sebagai presiden republik dengan segera".
 
"Saya hanya meminta partai saya untuk mengartikulasikan pelanggaran saya dan alasan untuk instruksi langsungnya bila saya meletakkan jabatan," katanya, seperti dilansir AFP, Kamis 15 Februari 2018.
 
Zuma, 75 tahun, telah bertikai dalam kekuasaan yang terbelah dengan Ramaphosa, wakil presiden.
 
 
Ramaphosa, yang memegang kendali ANC saat terpilih sebagai kepala pada Desember, diperkirakan akan dipilih oleh parlemen sebagai presiden baru Afrika Selatan pada Kamis, menurut media setempat.
 
Zuma, dalam wawancara TV lebih awal pada Rabu, mengaku sudah diperlakukan "sangat tidak adil" di partai di mana dia bergabung pada 1959. Di partai itu dia bertarung selama bertahun-tahun melawan peraturan minoritas kulit putih apartheid.
 
Dia semburkan amarah atas "cara keputusan tersebut diterapkan, saya tidak setuju, karena tidak ada bukti apakah saya telah melakukan kesalahan."
 
Dipaksa keluar
 
Komite eksekutif nasional partai tersebut memerintahkan penyingkiran Zuma dari jabatannya, pada Selasa, setelah pertemuan 13 jam di sebuah hotel di luar Pretoria. Namun pada mulanya presiden menolak.
 
Pejabat ANC kemudian mengatakan bahwa jika Zuma tidak mengundurkan diri, anggota parlemen partai di parlemen Cape Town akan turun tangan, Kamis.
 
Wakil Sekjen partai Jesse Duarte mengatakan setelah pengunduran diri bahwa "kami tidak merayakannya".
 
"Kami harus mengingat kembali kader gerakan yang telah melayani organisasi ini selama lebih dari 60 tahun, ini bukan masalah kecil," tambahnya.
 
Zuma, yang tidak memiliki pendidikan formal, dipenjara di Pulau Robben selama sepuluh tahun di sebelah Nelson Mandela di bawah UU apartheid dan naik melewati jajaran ANC untuk mengambil alih kekuasaan pada 2009.
 
 
Tapi pemerintahannya didominasi skandal korupsi, perlambatan ekonomi, dan popularitas yang meningkat untuk partai pembebasan yang dirayakan Afsel.
 
Media lokal melaporkan bahwa Zuma telah menyepakati pengunduran diri yang mencakup dakwaan hukumnya untuk menentang sejumlah tuntutan pidana. Namun dia membantah tuduhan tersebut dalam pidato pengunduran dirinya.
 
Satu kasus dihadapinya berkaitan dengan 783 kali pembayaran yang diduga terkait dengan kesepakatan senjata sebelum dia berkuasa.
 
Tuduhan korupsi lainnya berpusat pada tiga saudara keluarga pengusaha Gupta, yang dituduh mendapatkan kontrak tidak sah dari pemerintah yang menguntungkan.
 
Kebuntuan politik dalam beberapa pekan terakhir merosot di Afsel, ekonomi paling berkembang di Benua Hitam.
 
Seterunya beruntung
 
Ramaphosa, 65, harus menghidupkan kembali ekonomi dan menindak tegas korupsi pemerintah yang merajalela jika ingin meningkatkan reputasi partai yang tercoreng sebelum pemilihan umum yang rumit, tahun depan.
 
Dia mantan anggota serikat buruh dan sekutu Mandela yang memimpin pembicaraan untuk mengakhiri apartheid pada awal 1990an. Kemudian menjadi seorang pengusaha kaya raya sebelum kembali terjun ke dunia politik.
 
Genggaman Zuma atas ANC rontok pada Desember ketika penggantinya yang terpilih, mantan istrinya Nkosazana Dlamini-Zuma, kalah tipis dari Ramaphosa dalam pemungutan suara untuk duduk jadi pemimpin baru partai ini.




(FJR)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id