Helikopter penyiram air bertugas di tengah gelombang panas di Queensland, Australia, 28 Noember 2018. (Foto: AFP/ROB GRIFFITH)
Helikopter penyiram air bertugas di tengah gelombang panas di Queensland, Australia, 28 Noember 2018. (Foto: AFP/ROB GRIFFITH)

Gelombang Panas Landa Australia, Capai 46 Derajat Celcius

Internasional australia gelombang panas
Arpan Rahman • 05 Januari 2019 19:17
Melbourne: Gelombang panas melanda beberapa bagian di Australia tenggara, dengan suhu mencapai di atas 37 derajat Celcius pada Jumat 4 Januari 2019. Suhu di Melbourne bahkan mencapai rekor tinggi dalam lima tahun terakhir, yakni 46 derajat Celcius.
 
Namun suhu tersebut turun cukup drastis dalam 30 menit usai mencapai titik tertinggi. Biro Meteorologi Australia mencatat bahkan suhunya sempat turun hingga 20 derajat Celcius dalam beberapa jam setelahnya.
 
Sebelum penurunan tersebut, hari Jumat kemarin menjadi yang terpanas di Melbourne sejak 16 Januari 2014 di angka 43 derajat Celcius. Otoritas Melbourne mengatakan tim penolong berhasil menyelamatkan 10 anak-anak yang berada di mobil saat cuaca panas.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebanyak 37 operasi penyelamatan terkait cuaca panas juga dilakukan di sepanjang pantai Victoria. Di Walgett, rusaknya sebuah pabrik penyalur air bersih memperburuk situasi bagi warga di tengah gelombang panas.
 
Banyak warga Walgett tidak mendapatkan air bersih, dan beberapa dari mereka harus melewati panasnya hari tanpa pendingin udara. "Gelombang panas di sini sangat ekstrem," ucap seorang warga, Donna Therese, seperti dilaporkan dari UPI.
 
Suhu di Bendog dan Victoria sempat mencapai 44 derajat Celcius pada Jumat petang. Sementara angka tertinggi, 46 derajat Celcius, terpantau terjadi di Mildura.
 
Beberapa tempat seperti Canberra akan mengalami penurunan suhu hingga ke angka 26 derajat Celcius pada Sabtu ini, saat badai petir dan awan hujan tiba.
 
Cuaca ekstrem telah melanda sejumlah wilayah di Australia dalam beberapa hari terakhir. Australia sedang berada di tengah musim panas, yang biasanya berlangsung hingga akhir Maret.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif