Selain itu, penyerangan balasan ini juga membuktikan keseriusan Presiden Prancis yang bakal menghabisi ISIS. Lokasi yang menjadi target serangan ini yaitu, pusat komando dan kontrol, tenda pelatihan dan gudang penyimpanan amunisi militan ISIS.
Seperti yang dilansir RT, Pemerintah Prancis mengerahkan sekitar 12 pesawat tempur dalam aksi penyerangan ini. Dari 12 pesawat tersebut, 10 di antaranya merupakan jet tempur yang turut mengambil bagian dalam serangan udara terbesar di negara di Suriah itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News