Gunung berapi Wolf di Pulau Isabela, gugusan Galapagos, Ekuador, meletus pada Senin (25/5/2015). AFP / DIEGO PAREDES
Gunung berapi Wolf di Pulau Isabela, gugusan Galapagos, Ekuador, meletus pada Senin (25/5/2015). AFP / DIEGO PAREDES

Gunung Berapi Kepulauan Galapagos Meletus

Willy Haryono • 26 Mei 2015 14:21
medcom.id, Quito: Sebuah gunung berapi di salah satu pulau di gugusan Galapagos meletus untuk kali pertama dalam 33 tahun. Letusan ini mengancam eksistensi ekosistem di Galapagos, yang menjadi inspirasi Charles Darwin dalam menuliskan teori evolusi. 
 
Seperti dikutip Associated Press, Administrasi Taman Nasional Galapagos melaporkan gunung berapi Wolf setinggi 1,7 kilometer mulai menyemburkan api, asap dan lava menjelang subuh pada Senin (26/5/2015).
 
Gunung berapi ini terletak di Pulau Isabela, salah satu yang terbesar di Galapagos. Wolf berada cukup jauh dari pusat permukiman warga, sekitar 115 kilometer dari Puerto Villamil. 

Otoritas Ekuador mengonfirmasi letusan Wolf tidak mengganggu aktivitas pariwisata. Aliran lava pijar gunung Wolf sempat dikhawatirkan membunuh satu-satunya populasi iguana berwarna merah muda di dunia. 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(WIL)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan