ilustrasi
ilustrasi

Meski Ada Toilet, Warga India Lebih Suka Buang Hajat Sembarangan

Wanda Indana • 02 Januari 2015 07:49
medcom.id, New Delhi: Setengah juta jamban telah dibangun di rumah-rumah warga sebagai bentuk Kampanye Bersih India (Swachh Bharat Abhiyan) pada 2 Oktober 2014 lalu yang digalakkan Perdana Menteri India Modi. Namun setengah juta jamban tidak digunakan, 600 juta orang masih suka buang hajat sembarangan di ruang publik seperti di sepanjang rel kereta api, semak-semak dan bawah pohon.
 
Inspektur sanitasi India menyebut pihaknya akan langsung meninjau dari pintu ke pintu untuk survei apakah warga menggunakan toilet rumah tangga. Sebab, cara itu harus dilakukan karena budaya lokal yang terbiasa buang kotoran sembarang.
 
"Sebelumnya, pemantauan itu dilakukan hanya tentang pembangunan toilet, tapi sekarang penggunaan aktual dari toilet akan dipastikan secara berkelanjutan," sebut Inspektur sanitasi India dalam rilis berita yang dilansir bbc.co.uk pada Jumat (2/1/2015).

Saat ini Pemerintah India mengatakan telah membangun 503.142 jamban rumah tangga sejak Oktober. Langkah itu dilakukan untuk membebaskan warga dari ancaman penyakit seperti diare, hepatitis dan penyakit lainnya.
 
Namun, penelitian di masa lalu menunjukkan bahwa banyak orang di pedesaan India, walaupun memiliki toilet di rumah, mereka tetap setiap pagi pergi keluar ke tempat terbuka buang air besar jauh dari rumah.
 
Selain faktor budaya, warga India tidak mendapatkan fasilitas sanitasi yang memadai, sehingga jutaan toilet rumah tangga tidak higienis dan kotor . Pemerintah India telah berjanji untuk membuat India 100% bebas dari buang air besar terbuka pada 2019.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan