Bom Mobil Tewaskan Ilmuwan Terkemuka di Suriah
Ilustrasi serangan teror. (Foto: Medcom.id)
Damaskus: Seorang ilmuwan roket terkemuka di Suriah tewas terkena ledakan bom mobil di kota Masaf.

Dr Aziz Asbar, salah satu direktur dari Studi Pusat Penelitian dan Ilmiah Suriah, dan juga sopirnya meninggal dunia saat keduanya meninggalkan rumah.

Menurut laporan kantor berita New York Times, seorang pejabat intelijen anonim Timur Tengah mengatakan bahwa Mossad, agen spionase Israel, bertanggung jawab atas pengeboman tersebut. 


Pejabat itu berkata, Mossad telah melacak Asbar yang dinilai bertanggung jawab atas pembangunan ulang pabrik senjata bawah tanah yang dihancurkan militer Israel tahun lalu.

Meskipun kelompok pemberontak Suriah yang berafiliasi dengan Tahrir al-Sham mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut, militer Israel terpantau aktif di daerah Masaf sejak tiga bulan terakhir. 

Operasi dilakukan Israel sebagai bagian dari koalisi pimpinan Amerika Serikat untuk memerangi kelompok militan Islamic State (ISIS).

Dilansir dari UPI, Selasa 7 Agustus 2018, pembunuhan Asbar adalah kali keempat dalam tiga tahun terakhir Mossad dicurigai membunuh seorang ilmuwan di luar Israel.

Pada April, Fadi al-Batsh, insinyur Palestina dan dosen yang dilaporkan menengahi kesepakatan senjata antara Hamas dan Korea Utara, ditembak mati di Malaysia. 

Agen Mossad dicurigai dalam pembunuhan itu, namun pemerintah Israel membantahnya.



(WIL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id