DR Kongo Setujui Pengeboran Minyak di Situs Warisan Dunia

Arpan Rahman 01 Juli 2018 19:09 WIB
satwa dilindungidr kongo
DR Kongo Setujui Pengeboran Minyak di Situs Warisan Dunia
Gorila gunung di Taman Nasional Virunga. (Foto: AFP)
Virunga: Pemerintah Republik Demokratik Kongo memutuskan membuka kawasan di dua taman nasional -- habitat bagi spesies terancam punah seperti gorila gunung -- untuk dijadikan situs pengeboran minyak.

Proposal mengizinkan eksplorasi minyak di Virunga dan Salonga disambut perlawanan sengit aktivis lingkungan, yang menyerukan bahwa pengeboran akan membahayakan satwa liar.

Mereka juga khawatir lepasnya karbon dioksida dalam jumlah besar ke atmosfer dapat berkontribusi terhadap pemanasan global.


Virunga berada di gunung berapi tengah hutan di Afrika Tengah, dan menjadi habitat bagi lebih dari setengah populasi global gorila gunung.

Dilansir dari Independent, Minggu 1 Juli 2018, perusahaan Inggris Soco International melakukan pengujian seismik di situs tersebut -- yang merupakan taman nasional tertua di Afrika -- tetapi membiarkan lisensinya kedaluwarsa pada 2015.

Bulan lalu Virunga memutuskan menutup gerbangnya untuk pengunjung hingga 2019, setelah kematian seorang penjaga hutan dan penculikan dua wisatawan Inggris.

Salonga mencakup 2.0760 kilometr per segi Lembah Kongo, hutan hujan terbesar kedua di dunia. Salonga dihuni bonobo, gajah hutan, simpanse kerdil, dan merak Kongo.

Pemerintah membela haknya untuk memberikan izin pengeboran di mana saja di negara itu. DR Kongo menegaskan pihaknya sudah mengambil sejumlah langkah dalam melindungi hewan serta tumbuhan di dua taman nasional itu, yang juga adalah Situs Warisan Dunia UNESCO.



(WIL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360