Ilustrasi narapidana di penjara. (Foto: Medcom.id)
Ilustrasi narapidana di penjara. (Foto: Medcom.id)

1.200 Napi Palestina Mogok Makan di Penjara Israel

Internasional palestina israel
Willy Haryono • 23 Januari 2019 16:21
Tepi Barat: Lebih dari 1.200 narapidana Palestina di Penjara Ofer di Israel melakukan aksi mogok makan pada Selasa 22 Januari. Aksi digelar karena para napi menilai Israel terus melakukan banyak pelanggaran terhadap Palestina.
 
Menurut laporan media Shehab News Agency, seperti dikutip oleh Middle East Monitor, mogok makan ini dipicu aksi kekerasan Kepolisian Militer Khusus Israel di penjara Ofer di Tepi Barat. Klub Napi Palestina (PPC) menyebut sekitar 150 narapidana terluka saat polisi militer Israel menyerbu masuk ke penjara.
 
PCC menambahkan dari 150 napi itu, 16 mengalami patah tulang, 40 luka di bagian kepala dan beberapa lainnya terkena tembakan peluru karet dan gas air mata. Polisi Israel memasuki penjara itu untuk mencari barang-barang terlarang seperti telepon genggam, kartu SIM, senjata tajam dan lainnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Para korban luka dibawa ke beberapa rumah sakit di Israel. Setelah sudah dinyatakan sembuh, mereka kembali dijebloskan ke Penjara Ofer.
 
Merespons kekerasan Israel, para narapidana di penjara Ofer menolak makan. Mereka juga menolak tawaran pihak penjara untuk bertemu dengan sejumlah kerabat atau perwakilan dan kuasa hukum.
 
Lebih dari 1.200 warga Palestina saat ini ditahan di Ofer. Sebagian dari mereka ditahan atas alasan administrasi, yang memungkinkan Israel melakukan penahanan tanpa batas waktu tanpa adanya tuntutan atau proses peradilan.
 
Sedikitnya 180 narapidana di Ofer adalah anak di bawah umur.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif