Ilustrasi tanah longsor. (Foto: Medcom.id)
Ilustrasi tanah longsor. (Foto: Medcom.id)

Tanah Longsor di Kenya Tewaskan 36 Orang

Internasional tanah longsor kenya
Arpan Rahman • 24 November 2019 15:00
Nairobi: Sedikitnya 36 orang tewas terkena musibah tanah longsor akibat hujan deras di West Pokot County, Kenya. Puluhan korban berasal dari beberapa desa di Kenya yang diterjang longsor.
 
"Kami dapat mengonfirmasi bahwa jumlah korban tewas telah mencapai 36. Beberapa orang yang sempat dinyatakan hilang telah ditemukan dalam kondisi meninggal," kata Samuel Poghisio, seorang senator dari West Pokot County.
 
Menurut Gubernur West Pokok County John Lonyangapuo, sebelas korban tewas berasal dari satu rumah yang sama.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Semakin banyak warga yang terdampar dan terisolasi akibat banjir, dan keseluruhan wilayah desa (di West Pokot County) juga terancam tersapu banjir," tambahnya, dilansir dari The Independent, Minggu 24 November 2019.
 
Sekretaris Kabinet Dalam Negeri Kenya Fred Matiangi mengklaim 17 orang tewas terkena longsoran lumpur di desa Takmal, sementara 12 lainnya di desa Parua dan Tapach.
 
Ia menyebut pemerintah pusat telah mengirim helikopter militer dan polisi untuk membantu para korban. Namun hingga saat ini, Pemerintah Kenya belum dapat menentukan seberapa besar skala bencana.
 
"Meski upaya penyelamatan tetap menjadi prioritas, penilaian penuh mengenai skala kerusakan akibat bencana juga berlanjut. Namun penilaian sulit dilakukan karena buruknya cuaca," tambah Matiangi.
 
Komisioner West Pokot County Apollo Okello mengatakan ada lima orang yang tewas saat mobil mereka tersapu banjir di jalan raya antara Kitale dan Lodwar. Banjir tersebut berasal dari luapan dua sungai.
 
Presiden Kenya Uhuru Kenyataa telah menyampaikan ucapan duka kepada semua keluarga korban tewas.
 
Departemen Meteorologi Kenya mengingatkan bahwa guyuran hujan akan terus melanda sejumlah wilayah, termasuk ibu kota Nairobi.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif