Iran Sebut Sanksi AS 'Terorisme Ekonomi'
Presiden Iran Hassan Rouhani dalam konferensi isu terorisme di Teheran, 8 Desember 2018. (Foto: AFP/STR)
Teheran: Presiden Iran Hassan Rouhani menyebut sanksi Amerika Serikat sebagai "terorisme ekonomi." Sanksi yang dimaksud adalah embargo minyak dan beberapa pembatasan lainnya terhadap Iran sejak AS menarik diri dari perjanjian nuklir 2015 pada Mei lalu.

"Sanksi ilegal dan tidak adil dari Amerika terhadap negara terhormat seperti Iran adalah bentuk terorisme," tegas Presiden Hassan Rouhani dalam sebuah pidato di televisi, seperti disitat dari kantor berita AFP, Sabtu 8 Desember 2018.

Baca: AS Kembali Tetapkan Sanksi Ekonomi untuk Iran


Rouhani berbicara dalam konferensi isu terorisme dan kerja sama regional yang dihadiri perwakilan dari Afghanistan, Tiongkok, Pakistan, Rusia dan Turki. "Kami menghadapi serangan yang tidak hanya mengancam kemerdekaan dan identitas, tapi juga merusak hubungan yang sudah terjalin lama," tambah dia.

"Saat mereka menekan sektor perdagangan Tiongkok, kami semua ikut terkena imbasnya. Saat mereka menghukum Turki, kami juga ikut terkena hukuman. Saat mereka mengancam Rusia, kami juga mengancam sektor keamanan kami dapat terancam."

"Ketika mereka menjatuhkan sanksi terhadap Iran, mereka menghilangkan semua keuntungan Iran di sektor perdagangan, keamanan energi dan pengembangan berkelanjutan. Faktanya, mereka menjatuhkan sanksi kepada semua orang."

"Kita semua berkumpul di sini untuk mengatakan, kita tidak dapat memberikan toleransi terhadap aksi semacam itu."

Rouhani juga mengingatkan Eropa -- yang mengecam keras penarikan diri AS dari perjanjian nuklir 2015 -- terkait usaha Benua Biru untuk tetap menjalin kemitraan dengan Teheran.

Uni Eropa telah mencoba menerapkan sistem pembayaran bernama "kendaraan serba guna" untuk tetap berdagang dan memutar uang dengan Iran, Namun UE kesulitan mencari negara yang mau menerapkan sistem tersebut, karena banyak anggota UE takut mendapat respons keras dari AS.

Konferensi isu terorisme di Teheran ini adalah kali kedua di level regional, Konferensi kali pertama digelar pada Desember tahun lalu di Islamabad.



(WIL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id