Pasukan Turki sudah menyerang wilayah Kurdi di Suriah sejak Rabu 9 Oktober malam. Foto: AFP
Pasukan Turki sudah menyerang wilayah Kurdi di Suriah sejak Rabu 9 Oktober malam. Foto: AFP

Reaksi Pemimpin Dunia Atas Serangan Turki

Internasional turki Turki serang Kurdi
Medcom • 10 Oktober 2019 10:31
Ras Al Ain: Para pemimpin dunia serta PBB maupun Uni Eropa mengkhawatirkan tindakan Turki bisa membuka lembaran baru dalam perang Suriah dan memperburuk kekacauan regional.
 
Pemerintah Turki berdalih melakukan serangan ke basis pertahanan Kurdi karena menciptakan ‘zona aman’ untuk mengembalikan jutaan pengungsi ke tanah Suriah.
 
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan setiap operasi militer harus sepenuhnya menghormati Piagam PBB dan hukum humaniter internasional.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Warga sipil dan infrastruktur sipil harus dilindungi. Sekretaris jenderal percaya bahwa tidak ada solusi militer untuk konflik Suriah," sebut Juru bicara PBB Farhan Haq, seperti dikutip CGTN, Kamis, 10 Oktober 2019.
 
Presiden Komisi Eropa Jean-Claude Juncker mendesak Turki untuk menarik diri dan menghentikan operasi militernya. "Jika rencana itu melibatkan proses penciptaan zona aman, jangan berharap Uni Eropa mendanainya," ucap dia.
 
Adapun Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas mengatakan operasi militer Turki akan terus melucuti serangan ke Suriah dan memperkuat kelompok Islamic State (ISIS). “Saya mendesak Turki untuk mengakhiri operasi!” tegas Maas.
 
Sedangkan Menteri Uni-Eropa Prancis Amelie de Montchalin mengatakan Prancis dan Inggris akan mengadakan pertemuan Dewan Keamanan PBB atas serangan Turki. “Prancis, Jerman dan Inggris sedang menyelesaikan surat pernyataan bersama yang mengecam serangan itu,” ungkap dia.
 
Sementara Kementerian Luar Negeri Mesir menuturkan serangan itu sebagai “serangan terbuka dan ini tidak dapat diterima bagi kedaulatan negara persaudaraan Arab.”
 
“Kami akan segera menyerukan pertemuan darurat Liga Arab,” pungkas dia.
 

 
Penulis: Rifqi Akbar
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif