medcom.id, Caracas: Menteri Luar Negeri Venezuela Delcy Rodriguez meninggalkan jabatannya, pada Rabu 21 Juni 2017, untuk mencalonkan diri dalam sebuah kongres baru yang kontroversial.
Ia menuai pujian dari atasannya sebagai "macan" atas pembelaannya yang penuh semangat terhadap pemerintah sosialis.
Sejarawan dan Wakil Menlu Samuel Moncada akan menggantikannya, kata Presiden Nicolas Maduro, mengumumkan guncangan diplomatik dalam sebuah pidato di TV pemerintah.
"Dia benar-benar layak mendapat pengakuan dari seluruh negeri karena telah membela kedaulatan, perdamaian, dan kemerdekaan Venezuela seperti macan," kata Maduro tentang Rodriguez, yang merupakan diplomat tertinggi Venezuela sejak akhir 2014.
"Selamat kawan! Kerja bagus sudah berhasil," lanjut Maduro, seperti disitir Reuters, Kamis 22 Juni 2017.
Seperti sekutu senior Maduro lainnya, Rodriguez sekarang akan mencalonkan diri untuk duduk di Majelis Konstituante baru dalam pemilihan yang ditetapkan pada 30 Juli.
Oposisi Venezuela memboikot pemungutan suara, mengatakan bahwa hal tersebut dicurangi dengan keinginan Maduro dan dimaksudkan semata-mata untuk mempertahankan Partai Sosialis yang berkuasa tetap berkuasa meski saat ini tidak populer.
Presiden katakan, majelis baru tersebut, badan super dengan kekuatan untuk menyusun ulang konstitusi dan mengesampingkan institusi lain, diperlukan untuk membawa perdamaian setelah hampir tiga bulan melakukan kerusuhan anti-pemerintah yang menewaskan 75 orang.
Menlu yang luar biasa Rodriguez telah menjadi duta tak takut mati di bawah kekuasaan Maduro, bahkan mencoba untuk menggagalkan sebuah pertemuan dengan blok regional Mercosur sesudah suspensi Venezuela dan mengecam kritik atas pemerintahnya dalam bahasa yang sering bersayap.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News