Serangan di Kirkuk yang dilakukan ISIS (Foto: Reuters).
Serangan di Kirkuk yang dilakukan ISIS (Foto: Reuters).

Pengebom Bunuh Diri ISIS Coba Alihkan Pertempuran dari Mosul

Arpan Rahman • 21 Oktober 2016 17:59
medcom.id, Kirkuk: Para pengikut fanatik Islamic State (ISIS) membuka medan perang baru dalam pertempuran lawan Irak. Para pengebom bunuh diri menyerang target-target pemerintah di kota lain demi mengalihkan perhatian dari pertempuran merebut kembali Mosul.
 
Beberapa militan menyandang senapan serbu dan memakai rompi peledak telah menyerang kompleks bangunan di kota Kirkuk, Irak utara. Serangan lainnya menewaskan 16 korban di sebuah lokasi konstruksi agak jauh di utara dari kota yang dikuasai kelompok ekstremis itu, Mosul, yang mulai jatuh.
 
Lewat satu serbuan, tiga pelaku bom menyusup ke pembangkit listrik yang dibangun oleh perusahaan Iran di dekat Dibis, sebuah kota yang jaraknya 40 kilometer sebelah barat laut dari Kirkuk.
 
(Baca: Lancarkan Serangan Balasan, ISIS Hantam Polisi Irak di Kirkuk).
 
Beberapa jam sebelumnya, sebuah komando terdiri dari para pelaku bom bunuh diri berbekal senapan sudah menyerang beberapa lokasi di Kirkuk, kota yang terbelah secara etnik, posisinya mencapai 241 kilometer sebelah utara Baghdad.

Pengebom Bunuh Diri ISIS Coba Alihkan Pertempuran dari Mosul
Pasukan Irak di Kota Kirkuk (Foto: Reuters)
 
Seorang perwira intelijen Kurdi berkata, empat pengebom bunuh diri menyerang markas besar polisi di kota itu sekitar pukul 3:00 waktu setempat. Sementara puluhan saksi mata mengatakan, militan bersenjata terlihat di jalan-jalan Kirkuk.
 
Penyerangan itu ditujukan untuk mengalihkan perhatian otoritas dari pertempuran merebut kembali kota Mosul dari tangan ISIS.
 
Wali Kota Dibis berkata, serangan di kotanya menyebabkan bentrokan dengan pasukan keamanan, yang berhasil membunuh salah seorang pembom sebelum meledakkan rompinya. 
 
"Dua lainnya meledakkan diri-sendiri ketika mereka terkepung," katanya, seperti dikutip Daily Mail, Jumat (21/10/2016).
 
Beberapa target lainnya di selatan kota diserang oleh --apa yang disebut petugas sebagai-- anggota ISIS, memicu bentrokan dengan pasukan keamanan. Bentrokan masih berlangsung setelah lima jam pertarungan.
 
Seorang pejabat Kirkuk berkata kepada AFP, jumlah jam malam diperpanjang di kota itu.
 
10 orang dilaporkan tewas dalam kejadian pengeboman di Kirkuk itu. Pelaku penyerangan merangsek masuk ke dalam pembangkit listrik.
 
ISIS mengklaim berhasil merebut gedung pemerintah di Kirkuk. Namun klaim itu dibantah oleh pasukan Kurdi yang menjaga keamanan di sekitar Kirkur bersama pasukan Irak.
 

 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FJR)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan