Harare: Robert Mugabe, mantan presiden Zimbabwe, mendukung kandidat oposisi utama untuk melawan partainya sendiri dalam intervensi mengejutkan menjelang pemilihan umum bersejarah hari ini, Senin 30 Juli 2018.
Mugabe, 94, mengaku tidak dapat memilih Zanu-PF, partai yang dia junjung selama empat dekade, setelah dirinya digulingkan pada November. Ucapannya mengindikasikan Mugabe mendukung aliansi oposisi MDC.
"Saya tidak bisa memilih orang-orang yang menyiksa saya," kata Mugabe, mengacu pada pemimpin PF Zanu saat ini dan presiden berkuasa, Emmerson Mnangagwa.
"Saya akan memberi pilihan saya dari 22 kandidat lainnya," ungkapnya, seperti disitat dari Telegraph, Senin 30 Juli 2018.
Baca: Pemilu Pertama Zimbabwe Tanpa Mugabe Dimulai
Namun dia menambahkan: "Siapa (pilihan) yang tersisa? Saya pikir hanya Chamisa." Mugabe merujuk pada Nelson Chamisa, kandidat presiden dari MDC.
Ia berjanji akan menerima hasil pilpres, siapa pun yang nantinya menang.
Mnangagwa, 75, yang menjanjikan awal baru bagi Zimbabwe, menjadi kandidat yang difavoritkan dalam pemilu kali ini.
Namun Chamisa, 40, yang menunjukkan performa bagus semasa kampanye, berharap dapat meraih suara pemuda yang menginginkan perubahan.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan