NEWSTICKER
Penumpang pesawat mengenakan masker saat tiba di Bandara Internasional Ben Gurion di Israel, 22 Februari 2020. (Foto: AFP/AHMAD GHARABLI)
Penumpang pesawat mengenakan masker saat tiba di Bandara Internasional Ben Gurion di Israel, 22 Februari 2020. (Foto: AFP/AHMAD GHARABLI)

Israel Umumkan Kasus Kedua Korona dari Diamond Princess

Internasional Virus Korona
Marcheilla Ariesta • 24 Februari 2020 09:04
Tel Aviv: Israel mengonfirmasi kasus kedua infeksi virus korona COVID-19. Kedua warga Israel yang terinfeksi tersebut sama-sama baru kembali dari kapal pesiar Diamond Princess di Jepang.
 
"Satu penumpang lain yang kembali dari kapal pesiar di Jepang terbukti positif," kata Kementerian Kesehatan Israel dalam pernyataan tertulis.
 
Dilansir dari Channel News Asia, Senin 24 Februari 2020, pasien tersebut kini diisolasi di bawah pengawasan otoritas terkait. Kemenkes Israel menekankan bahwa kedua pasien tidak terinfeksi virus korona di Israel. Kasus pertama korona di Israel pertama kali diumumkan Jumat lalu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kemenkes Israel menyatakan keduanya merupakan bagian dari 11 warga Israel yang diizinkan keluar dari Diamond Princess di Yokohama, Jepang, pada 19 Februari lalu.
 
Mereka, kata Kemenkes Israel, diterbangkan pulang setelah dinyatakan negatif korona oleh otoritas Jepang. "Semua yang dipulangkan ditempatkan dalam isolasi selama 14 hari di Pusat Medis Sheba," imbuh Kemenkes Israel. Saat berlangsungnya masa isolasi tersebut, dua warga dinyatakan positif.
 
Sebelumnya, otoritas Israel memerintahkan agar sekitar 200 pelajar dikarantina di rumah mereka masing-masing. Mereka diduga telah melakukan kontak dengan seorang turis asal Korea Selatan yang diduga membawa virus korona.
 
Langkah ini dilakukan setelah para pengunjung dari Korsel, yang merupakan anggota gereja Shincheonji Church of Jesus, melakukan tur ke situs-situs Israel antara tanggal 8-15 Februari.
 
Begitu kembali ke Korsel, 18 anggota gereja itu dilaporkan terinfeksi virus korona COVID-19. Kemenkes Israel menerbitkan daftar terperinci dari situs-situs apa saja yang telah dikunjungi para wisatawan asal Korsel tersebut.
 
"Siapapun yang pernah melakukan kontak dengan para turis itu, diharapkan mengkarantina diri sendiri di rumah hingga 14 hari," ungkap Kemenkes Israel.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif