Tak Setuju Gencatan Senjata Gaza, Menhan Israel Mundur
Mantan Menhan Israel Avigdor Lieberman. (Foto: AFP)
Tel Aviv: Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman mengundurkan diri. Pengunduran dirinya terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di Jalur Gaza beberapa hari terakhir dan tercapainya gencatan senjata. 

Lieberman mengatakan, keputusan kabinet untuk gencatan senjata sama saja dengan menyerahkan diri kepada teror. 

Dia juga mengecam usaha untuk menengahi upaya mewujudkan perdamaian jangka panjang dengan kelompok Hamas yang menguasai wilayah Jalur Gaza.


Dilansir dari BBC, Kamis 15 November 2018, Hamas dan kelompok warga Palestina lainnya menerima usulan gencatan senjata yang diberikan Mesir dan akan mematuhinya jika Israel melakukan hal yang sama.

Mulanya, kabinet keamanan Israel hanya akan memerintahkan militer untuk melanjutkan operasi di Jalur Gaza, tetapi Lieberman mengklaim bahwa kabinet setuju dengan gencatan senjata dan ia tak sejalan dengan keputusan itu.

Seorang sumber diplomatik yang mengetahui mengenai perjanjian ini mengatakan "situasi masih sangat rentan, dan bisa saja (kekerasan) meletus kembali."

"Situasi dalam 48 jam terakhir sangat berbahaya, dan segala upaya harus dilakukan untuk menghindari meningkatnya ketegangan," lanjut dia.

Aksi kekerasan sejak Senin kemarin menewaskan tujuh warga Palestina di Gaza. Militan di Gaza merespons dengan meluncurkan serangkaian roket ke arah Israel, yang dilaporkan menewaskan satu orang.

Militer Israel mengatakan ada sekitar 460 roket yang diluncurkan dari arah Gaza dalam beberapa hari terakhir. Selain menewaskan satu orang, 27 warga Israel dilaporkan terluka, tiga dari mereka menderita luka serius.




(FJR)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id