Ini merupakan kelanjutan dari kisruh diplomatik, usai Arab Saudi dan enam negara lain memutuskan hubungan dengan Qatar pada Senin 5 Juni 2017.
"Otoritas Penerbangan Sipil Arab Saudi telah memutuskan membatalkan semua lisensi yang diberikan kepada Qatar Airways dan memerintahkan penutupan semua kantor di kerajaan dalam 48 jam," lapor pernyataan di kantor berita Saudi Press Agency (SPA), Selasa 6 Juni 2017.
Setelah memutus hubungan diplomatik, Arab Saudi juga menutup semua perbatasannya dengan Qatar. Otomatis impor sejumlah komoditas ke Qatar, termasuk makanan, terhenti.
Semua penerbangan dari dan menuju Qatar telah dibekukan oleh Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan Mesir pagi ini.
Beberapa jam setelahnya, Qatar Airways mengumumkan pembekuan semua penerbangan ke Arab Saudi, UEA, Bahrain dan Mesir.
Negara-negara Teluk juga memerintahkan agar warga Qatar angkat kaki dan pulang kampung dalam 14 hari ke depan.
Kekisruhan diplomatik Qatar dengan negara Teluk terjadi kurang dari sebulan setelah Presiden AS Donald Trump mengunjungi Arab Saudi dan menyerukan kesatuan dalam menghadapi ekstremisme.
Turut serta dalam memerangi kelompok militan Islamic State (ISIS), Qatar menyediakan lahan untuk pangkalan udara terbesar Amerika Serikat di kawasan. Qatar dijadwalkan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id