Aksi teror yang diklaim kelompok militan Islamic State (ISIS) itu menewaskan sedikitnya 38 turis asing.
"Teroris berkata kepada kami: 'menjauhlah, saya tidak datang untuk kalian,'" tutur seorang warga lokal, mengutip perkataan pelaku teror.
"Dia tidak menembaki kami, dia menembaki turis," sambung dia, seperti dikutip AFP, Sabtu (27/6/2015).
Setelah terjadinya pembantaian, ribuan turis asing di Tunisia berbondong-bondong pulang ke negaranya masing-masing
"Jika saya adalah mereka (turis), saya tidak akan menginjakkan kaki di Tunisia saat ini," kata Imed Triki, seorang penjaga toko di Sousse.
"Setelah kejadian ini, wajar jika mereka semua pergi dengan cepat. Apakah mereka mau datang berlibur untuk mati," tanya Triki.
Tadi malam, sekitar 200 pendemo berkumpul di jantung ibu kota Tunisia untuk mengecam serangan.
"Para korban itu adalah saudara-saudara saya dalam lingkup kemanusiaan," ungkap Karima Benhajj, salah satu pendemo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News