Area depan dari Kedubes AS di Baghdad, Irak, yang rusak diserang pengunjuk rasa, 2 Januari 2020 (Foto: AFP/AHMAD AL-RUBAYE)
Area depan dari Kedubes AS di Baghdad, Irak, yang rusak diserang pengunjuk rasa, 2 Januari 2020 (Foto: AFP/AHMAD AL-RUBAYE)

Tiga Roket Hantam Area Dekat Kedubes AS di Baghdad

Internasional konflik irak irak krisis irak
Willy Haryono • 21 Januari 2020 10:41
Baghdad: Tiga roket menghantam area dekat Kedutaan Besar Amerika Serikat di Baghdad, tepatnya di wilayah dengan penjagaan ekstra ketat di Green Zone, Irak, Senin 20 Januari 2020. Ini merupakan kesekian kalinya serangan melanda Green Zone.
 
Menurut keterangan sejumlah sumber keamanan kepada kantor berita AFP, belum ada laporan apapun mengenai korban jiwa atau luka dalam serangan tersebut.
 
Suara sirene terdengar di seantero Green Zone tak lama usai ketiga roket mendarat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Seorang reporter BBC mengaku mendengar suara alarm di kompleks Kedubes AS di Baghdad. Terdengar juga perintah dari pengeras suara yang meminta semua orang di dalam kompleks untuk bergerak ke tempat perlindungan.
 
AS menuding sejumlah grup paramiliter Irak yang didukung Iran sebagai dalang di balik serangan. Namun hingga sejauh ini, belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.
 
Kepolisian Irak mengonfirmasi bahwa tiga misil Katyusha telah mendarat di dalam Green Zone, area tempat berdirinya sejumlah gedung pemerintah dan juga misi diplomatik asing.
 
Ketiga roket itu dilaporkan telah diluncurkan dari distrik Zafaraniyah di luar Baghdad. Dua dari tiga roket mendarat dekat Kedubes AS.
 
Rabu 8 Januari, dua roket mendarat di Green Zone, beberapa jam usai Iran meluncurkan belasan misil ke dua pangkalan militer AS di Irak. Belasan roket itu merupakan balasan atas jenderal Iran Qassem Soleimani yang tewas di tangan AS pada 3 Januari.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif