Dirintis Presiden Recep Tayyip Erdogan, AKP meraih 49,4 persen suara untuk mengamankan 316 dari 550 kursi di parlemen. Jumlah kursi AKP dirasa cukup untuk membentuk pemerintahan sesuai keinginan Erdogan.
Seperti dilansir AFP, hasil ini merupakan kemenangan personal bagi Erdogan, presiden berumur 61 tahun yang kini dapat meneruskan ambisi kontroversialnya untuk memperkuat posisi presiden di Turki.
"Masyarakat kita dengan jelas menunjukkan dalam pemilu 1 November bahwa mereka lebih memilih aksi dan pengembangan daripada kontroversi," ujar Erdogan dalam pernyataan pertamanya setelah hasil pemilu keluar.
Hasil pemilu cukup mengejutkan banyak pihak. Dari beberapa hasil polling, AKP diprediksi mengulang hasil pemilu Juni lalu. Ketika itu, AKP kehilangan suara mayoritas untuk kali pertama dalam 13 tahun. Partai Demokratik Rakyat (HDP) pun mendapatkan sejumlah kursi di parlemen Turki untuk pertama kalinya.
"Hari ini adalah hari kemenangan," tutur Perdana Menteri Ahmet Davutoglu, yang menegaskan hanya ada pemenang dalam pemilu terbaru ini.
Berbicara di hadapan ribuan orang di Istanbul, Davutoglu berjanji melindungi hak asasi manusia seluruh warga Turki yang berjumlah 78 juta.
"Kalian semua melihat adanya permainan kotor di negara kita, dan kalian semua telah mengubah aturannya," kata Davutoglu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News