Sobekan baju dan tongkat untuk berjalan milik Anne Cameron, yang diketahui mengalami demensia, ditemukan di pinggir sungai dekat kota wisata Port Douglas di Queensland pekan lalu.
Polisi menemukannya setelah petugas penanganan satwa menyingkirkan buaya sepanjang 4,3 meter dari Sungai Mowbray.
"Seekor buaya besar ini, yang diyakini terlibat dalam kematian Anne Cameron yang berusia 79 tahun, diperiksa tim spesialis di Cairns dengan jasad manusia yang ada di dalam tubuhnya," ujar kepolisian Queensland, seperti dilansir AFP, Selasa 17 Oktober 2017.
Cameron, yang terakhir terlihat pekan lalu, diketahui pernah beberapa kali berjalan keluar dari pantai jomponya. Tidak diketahui pasti bagaimana dia bisa berada di area terpencil dekat tempat bermukimnya buaya besar.
Buaya air asin, yang dapat tumbuh hingga sepanjang tujuh meter dan berbobot lebih dari satu ton, adalah jenis yang biasa ditemukan di wilayah tropis. Buaya jenis ini rata-rata membunuh dua orang per tahun.
Angka populasi buaya air asin meledak sejak dinyatakan spesies dilindungi pada era 70-an. Hilangnya Cameron memunculkan kembali seruan untuk mengendalikan jumlah hewan tersebut.
Namun keluarga Cameron mengaku tidak ingin melihat ada buaya yang sengaja dibunuh.
"Menurut saya buaya tidak bertanggung jawab atas dirinya sebagai buaya. Dia hanya melakukan apa yang buaya biasa lakukan," ujar anak Cameron, Craig Eggins, menurut laporan Cairns Post.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News