NEWSTICKER
Benny Gantz, tokoh oposisi pemerintah Israel yang menjadi lawan PM Benjamin Netanyahu. Foto: AFP
Benny Gantz, tokoh oposisi pemerintah Israel yang menjadi lawan PM Benjamin Netanyahu. Foto: AFP

Saingan Netanyahu Tolak Bentuk Pemerintah Israel dengan Partai Arab

Internasional israel pemilu israel
Arpan Rahman • 17 Februari 2020 20:12
Tel Aviv: Benny Gantz, pemimpin Partai Blue and White Israel, mengatakan bahwa ia akan berupaya membentuk pemerintahan tanpa Perdana Menteri Benjamin Netanyahu atau partai-partai mayoritas Arab di Parlemen setelah pemilihan umum mendatang.
 
Gantz mengku berharap partainya memenangkan kursi terbanyak di parlemen Israel, yang dikenal sebagai Knesset, dalam pemilu 2 Maret. Sembari mengatakan, dia akan membentuk pemerintah koalisi dengan Partai Likud yang dipimpin Netanyahu hanya jika perdana menteri mengundurkan diri. Netanyahu sendiri sudah didakwa atas kasus korupsi dan penyuapan.
 
"Netanyahu telah menyimpulkan peran bersejarahnya dari sudut pandang politik. Tidak ada pemerintahan untuk Likud dengan Netanyahu dan tanpa Bibi tidak ada persatuan," kata Gantz.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia juga mengulangi janjinya akan "pemerintah mayoritas Yahudi" dan tidak menyertakan partai-partai mayoritas Arab. Ia mengatakan tidak memerlukan dukungan dari partai Joint List untuk membentuk pemerintahan.
 
"Saya tidak akan duduk dengan Joint List dan saya tidak membutuhkan dukungan mereka," katanya.
 
"Saya mendengar (Yisrael Beytenu ketua Avigdor) Lieberman mengatakan pagi ini bahwa dia akan duduk bersama Buruh dan Meretz dan dia akan duduk bersama kami. Kami tidak memiliki perjanjian dengan Lieberman. Kami memiliki negosiasi besar dengan dia sebelum Knesset terakhir dibubarkan, kami mencapai prestasi yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam pemahaman tentang masalah agama dan negara," sambungnya, disitat dari UPI, Senin, 17 Februari 2020.
 
Ketua Joint List, Ayman Odeh, mengkritik janji Gantz untuk mengecualikan partai-partai Arab dari pemerintah.
 
"Ada satu hal yang perlu meninggalkan politik lebih cepat daripada Netanyahu dan itu adalah ungkapan rasis 'mayoritas Yahudi,. Jika tidak akan ada mayoritas warga, tidak akan ada mayoritas," tegas Odeh.
 
Netanyahu mengatakan, Gantz berbohong tentang tidak memerlukan dukungan partai-partai Arab untuk membentuk pemerintahan mayoritas.
 
"Siapa pun yang berpikir untuk memilih Blue and White perlu tahu bahwa dia memilih pemerintah yang akan tergantung pada Joint List," katanya.
 
"Hanya suara untuk Likud yang akan menghasilkan pemerintahan sayap kanan yang kuat dan menghentikan pemerintahan berbahaya (dari pembentukan), mencegah pemilihan putaran keempat,” tuturnya.
 
Netanyahu berbicara Minggu malam di misi kepemimpinan tahunan Konferensi Presiden Organisasi Yahudi Amerika di Yerusalem. "Tanpa Negara Israel tidak ada masa depan bagi orang-orang Yahudi," kata Netanyahu.
 
Namun dia mencatat hubungan antara Israel dan negara-negara Muslim dan Arab di sekitarnya telah membaik.
 
"Hampir tidak ada satu negara Muslim atau Arab di seluruh dunia yang tidak memiliki hubungan yang lebih mendalam dengan kami," kata Netanyahu.
 
"Kadang-kadang itu muncul di tempat terbuka. Setahun yang lalu (istri saya) Sara dan saya melakukan kunjungan yang sangat mengharukan ke Oman, dan dua pekan yang lalu kami melakukan kunjungan yang sangat menyentuh dengan presiden Sudan,” ucapnya.
 
Pada Sabtu, diluncurkan penerbangan pertama sebuah pesawat Israel di wilayah udara Sudan. "Kami sekarang memiliki penerbangan di atas Sudan langsung ke Amerika Selatan, dan orang-orang dapat transit di Chad, yang juga memulai kembali hubungan dengan kami baru-baru ini," kata Netanyahu.
 
"Apa yang Anda lihat sekitar 10 persen, ada perubahan besar dan mereka muncul karena Israel sekarang merupakan kekuatan bersaing dan karena kolaborasi dengan Israel membantu Anda memastikan masa depan rakyat Anda, dan membantu Anda memastikan masa depan yang lebih baik untuk orang-orang Anda," pungkasnya.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif