Peresmian dilakukan langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dr. KH. Haedar Nasir yang didampingi oleh Duta Besar RI untuk Mesir Helmy Fauzy.
"Keberadaan kader-kader Muhammadiyah di Mesir terutama di Al Azhar adalah sesuatu yang tepat dan strategis. Sangat benar jika Muhammadiyah mempercayakan untuk mendidik para kader di Al Azhar," kata Dubes Helmy dalam keterangan tertulisnya kepada Medcom.id, Selasa 10 April 2018.
Ia juga menegaskan, sistem pendidikan Al Azhar berhasil diperbaharui dan dimodernisasi.
"Di tangan Rasyid Ridha, upaya purifikasi aqidah mencapai puncaknya. Cita-cita pembaharuan dan purifikasi dua tokoh besar Al-Azharini, menemukan muaranya pada persyarikatan Muhammadiyah," lanjut dia.
Sehingga, ucap dia lagi, pembarahuan inimenjadikan Muhammadiyah sebagai organisasi yang maju sekaligus bertaham dalam memurnikan aqidah umat dari takhayul, khurafat dan Bid'ah.
Sementara itu, Haedar mengamanahkan agar Markaz Dakwah tersebut benar-benar dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik oleh para penggunanya.
Ia juga berpesan agar para kader yang menuntut ilmu di Mesir harus menjadi lokomotif kemajuan dan pencerahan bagi bangsa dan negara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News