Seorang wanita mengenakan masker saat beraktivitas di Teheran, Iran, 20 Februari 2020. (Foto: AFP)
Seorang wanita mengenakan masker saat beraktivitas di Teheran, Iran, 20 Februari 2020. (Foto: AFP)

Wali Kota Iran Positif Terjangkit Virus Korona

Internasional Virus Korona
Willy Haryono • 22 Februari 2020 13:47
Teheran: Seorang wali kota di Iran dinyatakan positif terjangkit virus korona COVID-19. Kabar terbaru disampaikan dalam laporan televisi nasional Iran, Sabtu 22 Februari 2020.
 
Dikutip dari Arab News, pejabat Iran yang terjangkit korona adalah Morteza Rahmanzadeh. Ia merupakan wali kota dari distrik 13 di Teheran.
 
Morteza dibawa ke rumah sakit usai dirinya menunjukkan gejala-gejala virus korona pada Jumat kemarin. Setelah diperiksa, ia dinyatakan positif terjangkit korona.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Virus korona COVID-19, pertama kali berasal dari Tiongkok pada Desember 2019, telah bermunculan di puluhan negara. Saat ini, terdapat empat kematian akibat korona di seantero Iran.
 
Otoritas Iran juga melaporkan sejumlah kasus terbaru korona yang bermunculan di kota-kota lain selain Teheran.
 
Selain di Iran, negara lain di luar Tiongkok yang menjadi sorotan terkait wabah korona adalah Korea Selatan. Sabtu ini, Korsel melaporkan tambahan 142 kasus terbaru virus korona COVID-19, yang menjadikan angka totalnya mencapai 346. Dari total kasus tersebut, dua di antaranya dinyatakan meninggal.
 
Sebagian besar dari 142 kasus terbaru berasal dari kota Daegu dan wilayah sekitarnya. Banyak dari mereka pernah mengunjungi sebuah gereja dan rumah sakit di daerah Cheongdo.
 
Daegu menjadi sorotan global terbaru dalam perang melawan virus korona COVID-19. Pemerintah setempat meminta agar 2,5 juta warga Daegu untuk tetap berada di dalam rumah dan mengenakan masker.
 
Wali Kota Kwon Young-jin telah berbicara di televisi nasional Korsel dan menyerukan adanya langkah-langkah pencegahan. Ia khawatir lonjakan kasus di kotanya tidak dapat ditangani karena terbatasnya tenaga medis.
 
Sejak Desember 2019, virus korona COVID-19 telah menewaskan lebih dari 2.200 orang di Tiongkok, terutama di provinsi Hubei yang menjadi pusat penyebarannya. Total kematian akibat korona di Tiongkok per Sabtu ini telah mencapai 2.345.
 
Sementara pasien sembuh virus korona, jumlahnya telah melampaui total 21 ribu orang yang merupakan gabungan dari data Tiongkok dan puluhan negara lainnya.

 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif