medcom.id, Yerusalem: Pemerintah Israel melanjutkan rencana pembangunan sekitar 1.000 rumah di sebagian wilayah Yerusalem yang diproyeksikan Palestina sebagai ibu kota masa depan mereka.
Seorang pejabat mengatakan rencana itu termasuk infrastruktur di Tepi Barat yang akan digunakan warga Israel dan juga Palestina.
Seperti dikutip Associated Press, Senin (27/10/2014), Palestina meminta wilayah timur Yerusalem, wilayah tempat situs suci Yahudi, Muslim dan Kristen, untuk menjadi ibu kota di masa mendatang. Pemerintah Palestina mengecam keras rencana pembangunan perumahan Israel.
Menteri Keuangan Israel Yair Lapid menolak rencana pembangunan perumahan, yang disebutnya rentan memicu krisis kepercayaan antara Israel dan Amerika Serikat.
AS dan komunitas internasional tidak mengakui wilayah aneksasi atau pencaplokan Israel tersebut.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan