Jet tempur Israel masih kerap lakukan serangan udara ke Gaza. Foto: AFP.
Jet tempur Israel masih kerap lakukan serangan udara ke Gaza. Foto: AFP.

Jet Tempur Israel Hantam Basis Pertahanan Gaza

Internasional palestina israel
Fajar Nugraha • 26 Agustus 2019 14:14
Gaza: Pesawat-pesawat tempur Israel menghantam basis pertahan Hamas yang berkuasa di Gaza Senin pagi. Serangan merupakan tanggapan terhadap tembakan roket sebelumnya dari wilayah itu ke Israel.
 
Pihak berwenang Israel juga mengumumkan pengurangan aliran bahan bakar ke pembangkit listrik utama di Gaza. Ini berarti pemotongan dalam pasokan listrik yang sudah dijatah.
 
“Tiga roket ditembakkan dari Gaza ke Israel selatan pada Minggu malam,” kata tentara Israel.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tiga peluncuran diidentifikasi dari Jalur Gaza ke wilayah Israel. Dua dari mereka dicegat oleh sistem pertahanan udara Iron Dome,” pernyataan tentara Israel, seperti dikutip AFP, Senin, 26 Agustus 2019.
 
"Sebagai tanggapan, beberapa saat yang lalu, jet tempur (Angkatan Udara Israel) menyerang sejumlah sasaran teror di kompleks militer Hamas di Jalur Gaza utara, termasuk kantor komandan batalyon Hamas," sebuah pernyataan Senin pagi menambahkan.
 
Sumber keamanan Palestina mengatakan tidak ada korban. Sebuah pernyataan terpisah dari unit COGAT dari kementerian pertahanan Israel mengatakan pemotongan bahan bakar terbaru secara pribadi dipesan oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, yang juga menteri pertahanan.
 
"Perdana menteri dan menteri pertahanan, Benjamin Netanyahu, memerintahkan untuk mengurangi transfer bahan bakar melalui perbatasan Kerem Shalom ke perbatasan dengan pembangkit listrik di Gaza setengahnya, efektif pagi ini dan sampai pemberitahuan lebih lanjut," sebutnya.
 
Netanyahu sedang berjuang untuk dipilih kembali dalam pemilihan umum yang berpotensi sulit pada 17 September dengan kritik dari pangkalan kekuatan sayap kanannya yang menyerukan tindakan lebih keras terhadap Hamas Islam. Namun demikian, para analis mengatakan, dia ingin menghindari eskalasi menjelang pemilihan.
 
Militan Israel dan Palestina di Gaza telah berperang tiga kali sejak 2008. Sejak awal Agustus, serangan roket dan upaya Palestina untuk menyeberang dari Gaza ke Israel telah disambut dengan serangan Israel, mengancam gencatan senjata yang rapuh antara Israel dan Hamas.
 
Israel juga telah menggunakan pembatasan penangkapan ikan dan pasokan bahan bakar sebagai senjata, pengerasan dan pelonggaran pembatasan pada jalur pantai yang diblokade sesuai dengan keadaan.
 
Pengiriman bahan bakar, yang dikoordinasikan dengan PBB dan dibayar oleh negara Teluk Qatar, adalah bagian dari perjanjian.
 
Mereka telah meningkatkan pasokan listrik di daerah kantong itu, di mana hingga penghentian listrik terakhir mendapatkan sekitar 12 jam daya sehari. Di masa lalu, pasokan listrik secara teratur serendah enam jam.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif