Sekjen PBB Antonio Guterres peringatkan Israel terkait rencana pencaplokan Lembah Yordan. Foto: AFP
Sekjen PBB Antonio Guterres peringatkan Israel terkait rencana pencaplokan Lembah Yordan. Foto: AFP

Sekjen PBB Sebut Pencaplokan Tepi Barat Langgar Hukum Internasional

Internasional indonesia-pbb palestina israel
Fajar Nugraha • 12 September 2019 08:00
New York: Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres mengecam rencana Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang ingin mencaplok wilayah Lembah Yordan di Tepi Barat.
 
Guterres menegaskan bahwa tindakan itu melanggar hukum Internasional.
 
"Langkah-langkah seperti itu, jika diterapkan, akan merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional," kata Juru Bicara Guterres, Stephane Dujarric dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip AFP, Kamis 12 September 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Mereka akan menghancurkan potensi menghidupkan kembali perundingan dan perdamaian regional, sementara sangat merusak kelangsungan solusi dua negara," katanya.
 
Janji Netanyahu yang kontroversial melibatkan perpanjangan kedaulatan Israel atas Lembah Yordan dan Laut Mati utara, yang merupakan sepertiga dari Tepi Barat. Hal itu ditujukkan untuk konsumsi politik dalam negara.
 
Netanyahu menegaskan semua janji itu akan dia lakukan jika memenangkan pemilihan pekan depan. Namun itu tidak termasuk mencaplok kota-kota Palestina seperti Jerico.
 
Janji pra-pemilihan Selasa malam menarik kecaman dari pusat-pusat kekuatan Arab dengan banyak peringatan -seperti Guterres- konsekuensi bencana bagi proses perdamaian Israel-Palestina yang mandek.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif