Iran Ingatkan Trump 'Jangan Bermain-main dengan Ekor Singa'
Presiden Iran Hassan Rouhani. (Foto: AFP)
Teheran: Presiden Hassan Rouhani mengingatkan Amerika Serikat mengenai risiko yang akan diterima jika terus menguji kesabaran Iran. 

Pernyataan disampaikan Rouhani terkait kelanjutan dari ketegangan kedua negara usai Presiden AS Donald Trump menarik diri dari perjanjian nuklir Iran.

Dalam pertemuan para duta besar dan misi luar negeri Iran di Teheran, Rouhani mengatakan "Amerika perlu menyadari bahwa Iran adalah ibu dari segala perdamaian, tapi juga ibu dari segala peperangan."


Terkait perjanjian nuklir, Rouhani menuduh AS berusaha membuat Iran melanggar sendiri kesepakatan Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) yang dibuat pada 2015. 

Setelah upaya itu gagal, kata Rouhani, AS kemudian berusaha memprovokasi Agensi Energi Atom Internasional (IAEA) namun juga berujung kegagalan. Ia menyebut langkah ketiga AS adalah meyakinkan Uni Eropa untuk mengubah JCPOA.

"Trump membuat banyak usaha, tapi akhirnya dia dipaksa mundur dari perjanjian yang dibuatnya sendiri," ungkap Rouhani, seperti dikutip dari Mehr News Agency, Minggu 22 Juli 2018.

Merespons penarikan mundur AS dari JCPOA, Rouhani menegaskan Iran tidak akan takut oleh ancaman. Menurutnya, ancaman dari AS hanya akan membuat Iran semakin solid.

Rouhani mengakui penarikan mundur AS dari JCPOA akan membuat Iran mengalami beberapa kerugian. Namun ia berjanji Iran akan mendapatkan lebih banyak keuntungan di masa mendatang.

"Jangan bermain-main dengan ekor singa, Anda akan menyesalinya," sebut Rouhani mengingatkan Trump.



(WIL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id