Direktur Jenderal Kerja Sama Multilateral Kementerian Luar Negeri RI Febryan Ruddyard (Foto:Medcom.id/Sonya)
Direktur Jenderal Kerja Sama Multilateral Kementerian Luar Negeri RI Febryan Ruddyard (Foto:Medcom.id/Sonya)

RI Usulkan Isu Aneksasi Israel Dibawa ke PBB

Internasional palestina palestina israel
Sonya Michaella • 16 September 2019 18:53
Jakarta: Rencana Israel mencaplok Lembah Yordania di Tepi Barat menuai kecaman, termasuk Indonesia. Dalam hal ini, Indonesia telah mengusulkan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) untuk membawa isu ini di Sidang Majelis Umum PBB dan Dewan Keamanan PBB.
 
“Indonesia sudah mengusulkan agar OKI mengajukan isu ini di Sidang Majelis Umum PBB dan Dewan Keamanan PBB. OKI harus bertindak sebelum pemilu Israel,” kata Direktur Jenderal Kerja Sama Multilateral Kementerian Luar Negeri RI Febryan Ruddyard, di Jakarta, Senin 16 September 2019.
 
Sebelumnya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bertekad jika ia menang dalam pemily 17 September besok, maka ia akan menganeksasi wilayah Lembah Jordan di Tepi Barat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Indonesia memandang janji kampanye di Israel terkait aneksasi wilayah Tepi Barat Palestina sebagai tindakan yang tidak mengindahkan hukum internasional, dan bentuk nyata pelanggaran terhadap resolusi-resolusi PBB,” tegas dia.
 
Febryan menambahkan, Indonesia juga berharap OKI dapat menyerukan kepada masyarakat internasional untuk dapat memberikan dukungan kepada Palestina dan tidak mengakui tindakan illegal Israel.
 
Selain itu, keberadaan 57 negara anggota OKI di Sidang Majelis Umum PBB nanti akan cukup berpengaruh untuk membuat sesi khusus yang membahas rencana aneksasi Israel ini.
 
“Sudah Indonesia sampaikan ke OKI. Detailnya nanti kita lihat di lapangan,” ungkapnya.
 
Sidang Majelis Umum PBB ke-74 akan dibuka pada 17 September mendatang. Hari pertama Debat Umum tingkat tinggi akan berlangsung pada 24 September dan debat akan berlangsung hingga 30 September.
 

(WAH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif