medcom.id, Tunis: Warga Tunisia mengantre di tempat pemungutan suara di berbagai wilayah untuk berpartisipasi dalam pemilihan umum presiden bebas dan terbuka untuk kali pertama dalam sejarah.
Pilpres Tunisia pada Minggu (23/11/2014), menandai penantian panjang transisi menuju demokrasi, setelah masyarakat menggulingkan diktator Zine El Abidine Ben Ali di tahun 2011. Kejadian itu memicu terjadinya gerakan pro demokrasi.
Kandidat unggulan Pilpres Tunisia adalah Beji Caid Essebi, politisi veteran berumur 87 tahun dari rezim sebelumnya. Seperti dikutip Associated Press, ia berhasil meraih dukungan dengan menjanjikan kestabilan politik dan ekonomi.
Jika tidak ada kandidat yang meraih suara mayoritas, maka pilpres putaran kedua akan digelar sebulan kemudian.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan