Kuasa usaha Amerika Serikat Brian McFeeters untuk Irak bertemu dengan Menlu Irak. Foto: Arab News.
Kuasa usaha Amerika Serikat Brian McFeeters untuk Irak bertemu dengan Menlu Irak. Foto: Arab News.

Irak Panggil Kuasa Usaha AS atas Serangan Pangkalan Militer

Internasional amerika serikat irak
Arpan Rahman • 25 Agustus 2019 17:30
Baghdad: Menteri Luar Negeri Irak Mohamed Ali Alhakim memanggil kuasa usaha Amerika Serikat Brian McFeeters pada Jumat malam.
 
Keduanya membahas perkembangan terakhir di Irak dan di seluruh wilayah yang lebih luas. Selain membicarakan kerja sama dalam urusan intelijen dan militer serta perang melawan terorisme.
 
Baca juga: Israel Mengebom Gudang Senjata Irak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut sebuah pernyataan dari Kemenlu Irak, Alhakim menekankan bahwa Irak berkomitmen menjaga hubungan baik dengan tetangganya dan memelihara keamanan di dalam perbatasannya.
 
Kuasa usaha di Kedutaan Besar AS di Baghdad dipanggil beberapa jam setelah pejabat AS mengungkapkan kepada New York Times bahwa Israel telah menyerang pangkalan militer milik faksi bersenjata Irak pada Juli dan mengebom tiga gudang darurat di dalam pangkalan itu di utara Bagdad.
 
Alhakim mendesak AS berkomitmen untuk "menerapkan berbagai ketentuan perjanjian kemitraan strategis dengan Irak di bidang keamanan dan ekonomi dan untuk meningkatkan kerja sama bersama antara kedua negara di berbagai sektor," bunyi pernyataan itu, dirilis dari Arab News, Sabtu 24 Agustus 2019.
 
Dia menambahkan bahwa Irak bukan "arena konflik dan perselisihan," tetapi ajang "pembangunan dan pertumbuhan."
 
Alhakim memperjelas bahwa Irak menempatkan "kepentingan paling utama pada opsi-opsi diplomatik dan hukum demi mencegah campur tangan eksternal dalam urusan internalnya dan buat menjaga keamanan dan kedaulatan negara," menurut pernyataan itu.
 
Para pemimpin faksi bersenjata di negara itu menuduh Israel dan AS melakukan serangan menggunakan pesawat tanpa awak bersenjata. Tetapi pemerintah Irak menyangkal bahwa saat ini ada bukti keterlibatan pihak luar.
 
Para pejabat AS awal pekan ini mengungkap laporan intelijen yang mengindikasikan bahwa Israel terlibat dalam sedikitnya satu serangan. Para pejabat Irak mengatakan kepada Arab News bahwa serangan itu telah mempermalukan pemerintah Irak dan meningkatkan tekanan lokal dan regional pada para pejabat untuk mengambil posisi yang jelas atas pasukan Amerika dan kontrol mereka wilayah udara Irak.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif