Pasukan Amerika Serikat (AS) menjadi incaran serangan dari Iran. Foto: AFP
Pasukan Amerika Serikat (AS) menjadi incaran serangan dari Iran. Foto: AFP

AS Taksir Kerusakan Usai Serangan Iran

Internasional as-iran Qassem Soleimani Garda Revolusi Iran
Arpan Rahman • 08 Januari 2020 18:10
Washington: Pejabat Amerika Serikat telah merilis pernyataan bahwa lebih dari selusin rudal balistik ditembakkan ke pasukan AS di dua pangkalan Irak. Tetapi berapa banyak pasukan AS yang terbunuh?
 
Saat ini mereka sedang 'mengerjakan penilaian kerusakan pertempuran awal'. Iran meluncurkan rudal ke basis pasukan AS setelah kematian jenderal utama negara itu Qassem Soleimani, mengikuti perintah Presiden AS Donald Trump.
 
Meskipun belum dikonfirmasi, telah diklaim bahwa setidaknya '30' tentara di Irak telah tewas dalam serangan itu. Belum ada laporan resmi tentang jumlah korban jiwa, yang diperkirakan berdampak besar pada pangkalan tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pernyataan pemerintah AS menyebutkan: "Jelas bahwa rudal ini diluncurkan dari Iran dan menargetkan setidaknya dua pangkalan militer Irak yang menampung personel militer dan koalisi AS di Al Assad dan Erbil.
 
"Kami sedang mengerjakan penilaian kerusakan pertempuran awal. Pangkalan-pangkalan ini telah siaga tinggi karena indikasi bahwa rezim Iran berencana untuk menyerang pasukan dan kepentingan kita di wilayah ini," sambungnya.
 
"Ketika kami mengevaluasi situasi dan respons kami, kami akan mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk melindungi dan mempertahankan personel, mitra, dan sekutu AS di kawasan ini," imbuhnya, dirilis dari Daily Express, Rabu 8 Januari 2020.
 
Koresponden Sky Middle East Mark Stone mengatakan dalam sebuah wawancara: "Tidak ada keraguan bahwa balasan Iran telah terjadi. Kita sekarang menunggu respons AS."
 
"Belum dikonfirmasi skala serangan atau jika ada korban,” imbuhnya.
 
Garda Revolusi Iran sebelumnya memperingatkan AS akan datangnya balasan berupa serangan rudal itu. Pihak Garda mengeluarkan peringatan melalui pernyataan yang dibawa oleh kantor berita IRNA.
 
"Kami memperingatkan semua sekutu Amerika, yang memberikan pangkalan mereka kepada tentara terorisnya, bahwa setiap wilayah yang merupakan titik awal dari tindakan agresif terhadap Iran akan ditargetkan,” peringatan dari Garda Revolusi Iran.
 
Serangan balas dendam Rabu terjadi beberapa jam setelah banyak orang di Iran berduka atas kematian Soleimani.
 
Sebuah bentrokan pecah pada Selasa di pemakaman Soleimani, jenderal Iran yang terbunuh dalam serangan udara AS, setidaknya 56 orang tewas dan lebih dari 200 lainnya terluka ketika ribuan orang memadati prosesi itu, kata laporan berita Iran.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif