Presiden Iran Hassan Rouhani inginkan pelaku penembakan pesawat Ukraina dihukum. Foto: AFP
Presiden Iran Hassan Rouhani inginkan pelaku penembakan pesawat Ukraina dihukum. Foto: AFP

Presiden Iran Desak Militer Minta Maaf Atas Penembakan Pesawat

Internasional kecelakaan pesawat iran as-iran
Fajar Nugraha • 15 Januari 2020 16:34
Teheran: Setelah pemerintah Iran mengakui bahwa pesawat Ukraine International Airlies ditembak oleh rudal milik militer, muncul protes mengecam sikap pemerintah. Presiden Iran Hassan Rouhani pun turun tangan.
 
Presiden Iran Hassan Rouhani menyerukan ‘persatuan nasional’ setelah jatuhnya sebuah pesawat Ukraina pada minggu lalu.
 
"Orang-orang ingin memastikan bahwa pihak berwenang memperlakukan mereka dengan ketulusan, integritas dan kepercayaan," kata Rouhani, seperti dikutip AFP, Rabu, 15 Januari 2020

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Angkatan bersenjata harus segera meminta maaf dan menjelaskan apa yang terjadi dalam bencana di udara itu,” tegas Rouhani.
 
Pemerintah Iran sudah melakukan operasi penangkapan terhadap pelaku penembakan itu. Rouhani pun menegaskan untuk melakukan pengadilan yang transparan terhadap pelaku.
 
Selain itu pihak berwenang Iran juga mengaku telah menangkap orang di balik rekaman video yang memperlihatkan pesawat maskapai Ukraina jatuh ditembak misil. Diyakini orang tersebut akan menghadapi tuntutan terkait keamanan nasional.
 
Media Iran melaporkan bahwa orang yang mengunggah video itu pekan kemarin telah ditangkap Korps Garda Revolusioner Iran (IRGC).
 
Namun seorang jurnalis Iran yang berbasis di London meyakini bahwa sumber yang memberikannya video itu aman-aman saja. Ia meyakini otoritas Iran telah menangkap orang yang salah.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif