Berdasarkan citra satelit, para ahli Rusia mengklaim bahwa pesawat Boeing 777-200 milik Malaysia Airlines itu jatuh ditembak jet tempur Pemerintah Ukraina. Mereka membantah pesawat tersebut jatuh ditembak oleh rudal yang berasal dari darat.
Para pengamat itu mengklaim bahwa foto tersebut didapatkan dari satelit milik Amerika Serikat (AS) atau Inggris. Dalam foto menunjukkan, adanya pesawat kecil seperti jet tempur, yang membuntuti MH17.

Presenter televisi Mikhail Leontiev mengklaim bahwa dirinya mendapatkan foto ini dari seorang sumber rahasia. Foto itu menunjukkan bagaimana sebuah pesawat jet temput Mig-29 menembak MH17 hingga hancur.
Keterangan Leontiev ini seperti mementahkan tuduhan pihak Barat, yang menyebutkan pesawat itu jatuh setelah diterjang misil BUK buatan Rusia. Rudal itu digunakan oleh kelompok separatis pro-Rusia, yang melawan Pemerintah Ukraina.
Rusia sebelumnya sudah mengutarakan adanya pesawat tidak dikenal berada saat jatuhnya MH17. Namun menurut Negeri Beruang Merah, Ukraina dan Barat berupaya menutupi fakta tersebut.
"Hari ini kita melihat bahwa sebuah kejahatan sudah dilakukan oleh mereka yang dengan sengaja menghancurkan pesawat. Mereka yang berupaya menyembunyikannya, memiliki informasi penuh," ujar Leontiev, dalam siarannya, seperti dikutip Daily Mail, Sabtu (15/11/2014).
Penguakan foto ini berlangsung di saat para pemimpin Barat berkumpul dalam gelaran KTT G20. Presiden Rusia Vladimir Putin juga turut hadir dalam pertemuan ini.
Pesawat Malaysia Airlines MH17 jatuh ketika lepas landas dari Amsterdam, Belanda dengan tujuan Kuala Lumpur, Malaysia. 298 jiwa tewas dalam kejadian ini.
Hingga kini belum diketahui siapa yang melepaskan tembakan rudal ke arah pesawat penumpang itu. Tetapi dugaan keras berada pada kelompok separatis pro-Rusia, yang senjatanya diyakini berasal dari Rusia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News