"Identitas dari perempuan yang diduga sebagai istri Baghdadi itu adalah Saja al-Dulaimi. Namun hubungan Al-Dulaimi dengan Baghdadi masih diperdebatkan," lapor majalah Time, Kamis (4/12/2014).
Perempuan itu berupaya masuk ke Lebanon sepekan lalu, ditemani oleh seorang bocah berusia 4 tahun. Al-Dulaimi ditangkap melalui operasi terkoordinasi, yang melibatkan pejabat dari Irak, Suriah dan Lebanon.
Soal penahanannya pun dilaporkan secara luas. Tetapi ada sumber-sumber lain yang mengklaim bahwa yang ditangkap adalah mantan istri Baghdadi.
Bahkan ada beberapa pihak yang menyebutkan Al-Dulaimi tidak memiliki hubungan sama sekali tokoh kunci ISIS tersebut.
Kementerian Dalam Negeri Irak mengatakan, istri Baghdadi bernama Asma Fawzi Mohammed al-Dulaimi dan Israa Rajab Mahal Al-Qaisi. Sementara perempuan yang ditahan itu tidak memiliki nama yang sama.
Pihak Pemerintah Lebanon tidak berkomentar mengenai masalah ini. Sementara CIA tidak merespons klaim yang menyebutkan mereka terlibat dalam penangkapan ini.
Sementara pihak ISIS membantah telah terjadi penangkapan terhadap istri pemimpinnya. Bantahan tersebut diutarakan mereka melalui media sosial.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News