Jamal Khashoggi dikenal sebagai pengkritik keluarga Kerajaan Arab Saudi. (Foto: AFP).
Jamal Khashoggi dikenal sebagai pengkritik keluarga Kerajaan Arab Saudi. (Foto: AFP).

Khashoggi Dianggap Musuh Kerajaan Arab Saudi

Internasional arab saudi Jamal Khashoggi
24 Oktober 2018 12:27
Jakarta: Pengamat Timur Tengah Universitas Indonesia Abdul Muta'ali menilai jurnalis Jamal Khashoggi adalah sosok menarik. Bukan hanya secara pribadi, namun juga keluarganya.

Khasoggi tercatat pernah dekat dengan gerbong teroris Osama Bin Laden dan saluran Ikhwanul Muslimin yang merupakan 'musuh' kerajaan Arab Saudi, Amerika, dan sekutunya. Riwayat hubungan kontroversial inilah yang membuat Khashoggi dianggap sebagai ancaman.

"Turki punya rekaman suara dan CCTV di konsulat sebelum dan setelah 2 Oktober. Walaupun belum dibongkar tetapi proposal yang dibangun kerajaan Arab Saudi, Khashoggi bukan hanya musuh bersama kerajaan, tapi juga Amerika dan sekutunya," ujarnya dalam Metro Pagi Primetime, Rabu, 24 Oktober 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Menurut Abdul dalam sebuah kesempatan Muhammad bin Salman yang merupakan putra mahkota Arab Saudi mengatakan bahwa pihaknya merasa dikhianati oleh kolumnis Washington Post itu. Sosok Khashoggi dinilai sebagai orang yang akan menyulitkan elite-elite kerajaan khususnya putra mahkota. Tensi politik di Arab Saudi dan tepat di hari penobatan Muhammad bin Salman sebagi putra mahkota pada September 2017, Khashoggi memutuskan keluar dari negara tersebut dan bekerja sebagai jurnalis Washington Post. 

"Tidak adanya koordinasi kerja antara kerajaan dan Khashoggi membuat kritik terhadap kerajaan terutama dalam hal keterbukaan media menjadi lebih leluasa," kata dia.

Tindakan yang dilakukan oleh Khashoggi, kata Abdul, linear dengan apa yang yang dibangun Muhammad bin Salman dalam membongkar monoteologis wahabi. Pilar kerajaan Arab Saudi yang sebelumnya dibangun dari koalisi antara kerajaan dan ulama, perlahan dipangkas.

"Artinya, apa yang dikritik oleh Khashoggi linear dengan reformasi yang dibangun Muhammad bin Salman saat ini," jelasnya.




(MEL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi