Rudal Houthi Ancam Ibu Kota Arab Saudi
Ilustrasi oleh Medcom
Riyadh: Kelompok pemberontak Houthi di Yaman kembali meluncurkan serangan rudal ke Ibu Kota Arab Saudi, Riyadh. Pihak Arab Saudi berhasil menghalau rudal tersebut.
 
Ada klaim simpang siur mengenai hantaman rudal tersebut. Televisi Yaman, Al-Masirah pada Minggu 24 Juni mengatakan, rudal itu berhasil menghantam kantor Kementerian Informasi Pertahanan Arab Saudi dan beberapa lokasi kunci lainnya di Riyadh.
 
Pihak Arab Saudi pun menegaskan bahwa rudal Burkan dari Yaman yang dilesakkan pihak Houthi tersebut berhasil mereka lumpuhkan.
 
"Angkatan Udara Arab Saudi berhasil mecegat dan menghancurkan rudal itu. Beberapa puing dari rudal yang hancur, jatuh di wilayah pemukiman tetapi tidak menimbulkan korban jiwa," ujar Juru Bicara Pasukan Koalisi Arab Saudi, Turki al-Maliki, seperti dikutip AFP, Senin 25 Juni 2018.
 
Beberapa saksi mata menyebutkan setidaknya ada enam suara ledakan yang disertai kilatan cahaya yang menyilaukan. Pecahan rudal ditemukan di jalanan sekitar kompleks diplomatik dan warga asing tinggal, tetapi tidak ada kerusakan berarti.
 
Serangan rudal ini merupakan yang pertama kalinya diarahkan ke Riyadh, sejak pasukan koalisi Negara Teluk pimpinan Arab Saudi melakukan serangan untuk merebut Kota Hudeidah dari tangan Houthi di Yaman. Tujuan serangan ini agar jalur logistik bagi pihak Houthi bisa diputus.
 
Sementara untuk tembakan rudal dari Houthi ke Arab Saudi bukanlah yang pertama kalinya. Mereka sudah melakukan hal tersebut selama beberapa bulan.
 
Houthi mengusir Presiden Abd Rabbo Mansour Hadi dari kekuasaan, meskipun dia terpilih secara resmi dan diakui oleh internasional. Presiden Hadi saat ini berada dalam pengasingan di Arab Saudi.
 
Arab Saudi dengan sekutunya kemudian melancarkan serangan ke Yaman mulai Maret 2015, untuk mengembalikan kekuasaan Presiden Hadi dan menaklukkan pihak Houthi.
 
Kementerian HAM Yaman mengumumkan pernyataan pada 25 Maret lalu bahwa perang sudah menyebabkan 600 ribu warga sipil tewas. Perang yang disertai pemblokiran akses, juga menimbulkan kelaparan hampir di seluruh Yaman.



(FJR)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id