Tentara Bayaran Rusia Dikabarkan Tewas dalam Serangan AS
Pesawat jet tempur F-18E Hornet. (Foto: AFP / Staff Sgt. Shawn Nickel)
Khursham: Sedikitnya dua tentara bayaran Rusia tewas dalam serangan udara Amerika Serikat (AS) di Suriah wilayah timur laut. Kabar disampaikan beberapa tentara bayaran lainnya kepada kantor berita BBC.  

Keduanya disebut-sebut dipekerjakan sebuah kontraktor swasta yang mendukung pasukan pro pemerintah Suriah.

Rusia belum dapat mengonfirmasi laporan tersebut, yang pertama kali muncul di media AS. Moskow menyebut laporan dari media AS tidak dapat diperlakukan sebagai "sumber utama."


AS mengumumkan telah membunuh lebih dari 100 milisi dalam serangkain serangan udara di Suriah pekan lalu.

Namun Menteri Pertahanan AS James Mattis menegaskan dirinya belum mendapatkan informasi ada dua "kontraktor Rusia" yang termasuk dalam deretan korban tewas.

"Saya tidak dapat memberikan keterangan apapun mengenai hal itu. Kami belum menerima kabar itu, baik di Komando Pusat atau Pentagon," kata Mattis, seperti dinukil BBC, Rabu 14 Februari 2018.

Pejabat AS menceritakan mengenai serangkaian udara di Suriah pekan lalu. Ketika itu, ratusan pejuang pro Assad menyerang posisi Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang didukung AS di dekat kota Khursham, provinsi Deir al-Zour.

Milisi pro Assad menyeberangi Sungai Efrat dan menembaki basis SDF. AS membalas dengan serangan udara dan artileri pada 7 Februari. Serangkaian serangan itu memaksa pejuang pro Assad mundur.

Media pemerintah Suriah melaporkan bahwa serangan AS tersebut menewaskan puluhan orang, dan menyebut Negeri Paman Sam telah melakukan "pembantaian brutal."




(WIL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id