Pemimpin Agung Iran Ayatollah Ali Khamenei (kiri) menangis saat melaksanakan salat jenazah di hadapan peti mati jenderal Qassem Soleimani di Teheran, Senin 6 Januari 2020. (Foto: Iran Press/AFP)
Pemimpin Agung Iran Ayatollah Ali Khamenei (kiri) menangis saat melaksanakan salat jenazah di hadapan peti mati jenderal Qassem Soleimani di Teheran, Senin 6 Januari 2020. (Foto: Iran Press/AFP)

Pemimpin Agung Iran Menangis di Depan Jenazah Soleimani

Internasional iran Qassem Soleimani Garda Revolusi Iran
Willy Haryono • 07 Januari 2020 06:00
Teheran: Pemimpin Agung Iran Ayatollah Ali Khamenei beserta ribuan warga bersama-sama melakukan salat jenazah di hadapan peti mati jenderal Qassem Soleimani di Teheran, Senin 6 Januari 2019. Di tengah pelaksanaan salat, Khamenei meneteskan air mata.
 
Menurut laporan koresponden AFP, salat jenazah untuk Soleimani dilaksanakan di Universitas Teheran. Ribuan warga yang ingin ikut salat jenazah berdatangan sembari memegang foto Soleimani.
 
Khamenei didampingi beberapa tokoh, yakni anak Soleimani, tokoh pengganti kepala Quds Force Esmail Ghaani, Presiden Hassan Rouhani, ketua parlemen Iran Ali Larijani dan komandan IRGC Jenderal Hossein Salami.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita harus memberikan respons keras (kepada AS)," kata salah satu warga seusai salat jenazah kepada AFP.
 
"Semua pangkalan militer mereka di kawasan ini harus diserang. Semua yang berada dalam jangkauan misil kita harus diserang," ujar seorang pebisnis berusia 61 tahun yang mengaku bernama Afkhami.
 
Soleimani, jenderal Quds Force yang merupakan bagian dari Korps Garda Revolusioner Iran (IRGC), tewas dalam serangan udara Amerika Serikat di dekat bandara Baghdad, Irak, Jumat 3 Januari. Kematian Soleimani membuat ketegangan antara AS dan Iran melonjak drastis.
 
Di luar Universitas Teheran, ribuan orang memadati wilayah ibu kota. Banyak dari mereka membawa foto Soleimani dan juga bendera Iran.
 
Rangkaian prosesi pemakaman Soleimani ditayangkan langsung di televisi nasional Iran. Pita hitam terlihat di sudut kiri layar televisi sebagai tanda berkabung.Jenazah Soleimani dijadwalkan dimakamkan di kampung halamannya di Kerman pada Selasa ini.
 
Serangan udara AS yang menewaskan Soleimani dan lima orang lainnya diperintahkan langsung oleh Trump. Menurut Trump, Soleimani tengah merencanakan serangan terhadap diplomat dan juga personel militer AS di Irak.
 
Trump juga mengklaim Soleimani harus dibunuh demi menghentikan perang, bukan memulainya. Iran merespons keras kematian Soleimani, dan bertekad melayangkan balasan setimpal.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif