Kematian Jamal Khashoggi

Pembunuh Khashoggi Bawa Suntikan dan Alat Kejut

Arpan Rahman 14 November 2018 18:05 WIB
arab sauditurkiJamal Khashoggi
Pembunuh Khashoggi Bawa Suntikan dan Alat Kejut
Seorang pria mengenakan topeng Khashoggi dalam acara mengenang kematian jurnalis itu di Istanbul, Turki, 11 November 2018. (Foto: AFP/OZAN KOSE)
Ankara: Jarum suntik, alat kejut listrik dan benda mirip pisau bedah merupakan tiga dari sejumlah barang yang dibawa terduga tim pembunuh jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi. Laporan ini disampaikan surat kabar pro pemerintah Turki, Daily Sabah, Selasa 13 November 2018.

Namun dalam laporan ini, tidak ditemukan adanya bukti alat gergaji yang diduga digunakan untuk memutilasi jasad Khashoggi.

Khashoggi tewas dibunuh di Konsulat Arab Saudi di Istanbul pada 2 Oktober. Arab Saudi sempat membantah, namun akhirnya mengaku Khashoggi memang tewas di sana setelah mendapat tekanan internasional.


Dalam artikelnya, Daily Sabah memperlihatkan sejumlah foto peralatan yang diduga dibawa tim asal Arab Saudi yang beranggotakan belasan orang. Tim itu disebut sengaja datang dari Arab Saudi ke Istanbul untuk membunuh Khashoggi.

Sementara itu The New York Times, mengutip beberapa pejabat yang tidak disebutkan namanya, mendeskripsikan adanya satu anggota dari tim pembunuh Khashoggi yang terekam menelepon Riyadh usai membunuh. 

Dari rekaman terdengar suara, "beritahu atasan Anda," yang dinilai sejumlah orang mungkin merujuk pada Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman. Selama ini sang pangeran menjadi salah satu tokoh yang diduga banyak pihak sebagai dalang di balik kematian Khashoggi.

Kecurigaan itu didasarkan pada Khashoggi yang beberapa kali pernah mengkritik kebijakan Pangeran Mohammed.

Baca: Erdogan Bagikan Rekaman Khashoggi ke 5 Negara

Akhir pekan kemarin, jurnalis senior Daily Sabah mengungkapkan sedikit suara dari rekaman terkait pembunuhan brutal Khashoggi. Dari rekaman itu terdengar suara Khashoggi menjelang kematiannya.

Nazif Karaman, Kepala Departemen Investigasi di Daily Sabah, mengatakan pada Sabtu 10 November 2018 bahwa pelaku pembunuhan menggunakan tas untuk mencekik dan membuat Khashoggi kehabisan napas.

"Saya tercekik. Lepaskan tas ini dari kepala saya. Saya takut Claustrophobia," ucap suara tersebut, yang disebut Karaman sebagai Khashoggi. Karaman membagi informasi ini dengan saluran televisi Al Jazeera.



(WIL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id