Presiden Gambia Yahya Jameh (Foto: AFP)
Presiden Gambia Yahya Jameh (Foto: AFP)

Warga AS Diduga Terlibat Kudeta Gambia

Internasional kudeta gambia
Fajar Nugraha • 06 Januari 2015 17:38
medcom.id, Washington: Kudeta berlangsung di Gambia, tetapi siapa menyangka ada dua warga Amerika Serikat (AS) yang diduga terlibat di dalamnya.
 
Kementerian Kehakiman AS mengatakan, Cherno Njie dan Papa Faal, berada dalam tahanan setelah menghadiri sidang perdana mereka pada Senin 5 Januari 2015.
 
Adapun Njie yang berusia 57 tahun diadili di di Baltimore, Maryland dan sementara Faal yang berusia 46 tahun diadili di Minneapolis, Minnesota.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kedua laki-laki itu didakwa melakukan konspirasi untuk melanggar Undang-undang Netralitas AS. Mereka juga dikenai dakwaan terkait senjata api," menurut VOA Indonesia, Selasa (6/1/2015).
 
Menurut kementerian kehakiman, Njie dan Faal melakukan perjalanan ke Gambia Desember untuk menggulingkan pemerintah setempat.
 
Dakwaan kriminal itu menyebutkan menjelang perjalanan mereka, Faal dan para konspirator lainnya membeli senjata, termasuk senapan semi-otomatis M4. Senjata itu kemudian mereka kirim Gambia untuk digunakan dalam upaya kudeta.
 
Dikatakan, para konspirator berharap Njie akan menjadi pemimpin sementara Gambia, jika plot penggulingan Presiden Yahya Jammeh itu berhasil. Namun pada akhirnya kudeta pun gagal dan kedua orang tersebut akhirnya ditangkap dan diadili.
 
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif