"Tim DRM PKPU yang diturunkan dalam tahap pertama ini diantaranya tim pencarian dan penyelamatan (SAR) sebanyak lima orang, tim medis enam orang dan tiga orang relawan lokal," kata Tim PKPU, Kis, dalam siaran pers yang diterima Metrotvnews.com, di Jakarta, Sabtu (2/5/2015).
Tim ini rencananya akan terus melanjutkan misinya sampai dua pekan pascagempa terjadi, Kamis 30 April lalu. Tidak hanya Indonesia, beberapa relawan dari negara lain juga terus berdatangan membantu Nepal, diantaranya dari Italia dan Bulgaria.
Gempa susulan dilaporkan masih terus terjadi di Nepal. Sehingga, mereka memilih mendirikan tenda di luar rumah, karena khawatir untuk masuk ke dalam rumah.
Bahkan, kegiatan ekonomi di beberapa tempat di Nepal pun masih belum pulih, seluruh toko dan pusat perbelanjaan belum sepenuhnya beroperasi.
"Dengan situasi seperti ini maka beberapa lokasi yang terdampak khususnya wilayah Kathmandu, Gurkha dan lokasi lainnya masih akan menjadi sasaran operasi para relawan dan tim kemanusiaan PKPU untuk respon tanggap darurat," ujarnya.
salah seorang relawan Gurkha, Mayin, menjelaskan masih banyak lokasi yang belum terjangkau oleh bantuan kemanusiaan khususnya di wilayah Gurkha.
"Karena kondisi geografis perbukitan, jaringan komunikasi yang terhambat bahkan akses jalan yang terputus," kata Mayin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News