Gorila gunung hanya berada di area hutan lindung di Republik Demokratik Kongo, Rwanda dan Uganda.
Gorila gunung hanya berada di area hutan lindung di Republik Demokratik Kongo, Rwanda dan Uganda.

Empat Gorila Langka Mati Tersambar Petir

Internasional tersambar petir Uganda
Willy Haryono • 09 Februari 2020 12:07
Kampala: Empat gorila gunung langka, termasuk satu betina yang hamil, mati akibat tersambar petir di Taman Nasional Mgahinga di Uganda. Petugas menemukan tanda-tanda "lesi mengkhawatirkan" di tubuh keempat gorila, yang menandakan kematian akibat tersengat aliran listrik bertegangan tinggi.
 
Organisasi The Greater Virunga Transboundary Collaboration (GVTC) merasa "sangat kehilangan" atas matinya empat spesies langka tersebut.
 
Hingga saat ini, diperkirakan hanya ada sekitar 1.000 ekor gorila gunung yang masih hidup. Spesies langka ini hanya berada di area hutan lindung di Republik Demokratik Kongo, Rwanda dan Uganda.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Empat gorila yang mati adalah bagian dari grup beranggotakan 17 hewan tersebut. Otoritas setempat mengatakan 17 gorila tersebut sebagai keluarga Hirwa.
 
Hirwa telah menyeberangi perbatasan dari Rwanda ke Uganda tahun lalu untuk kemudian tinggal di Taman Nasional Mgahinga. Mgahinga berlokasi di area pegunungan Virunga Massif yang membentang di sepanjang perbatasan Uganda, Rwanda dan RD Kongo.
 
"Kematian ini sangat menyedihkan," kata Andrew Seguya, sekretaris eksekutif GVTC, kepada kantor berita BBC, Sabtu 8 Februari 2020.
 
"Potensi ketiga betina terhadap kontribusi mereka dalam hal jumlah populasi (gorila gunung) sangatlah besar," lanjutnya.
 
Ia menambahkan 13 gorila gunung dari keluarga Hirwa telah berhasil ditemukan dan saat ini sedang dirawat dengan baik di Taman Nasional Mgahinga.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif