Bersama Arab Saudi dan beberapa negara lain, UEA memutus hubungan diplomatik dengan Qatar pada Senin 5 Juni 2017.
UEA membekukan semua penerbangan dari dan menuju Qatar. Seluruh warga Qatar di UEA juga diberikan waktu 14 hari untuk angkat kaki dan pulang ke negara asal.
"Kami membutuhkan roadmap terjamin untuk membangun kembali kepercayaan setelah hubungan kita rusak," ujar Menteri Luar Negeri UEA Anwar Gargash di Twitter, seperti dilansir AFP, Selasa 6 Juni 2017.
Gargash menuduh Qatar lebih mementingkan "uang serta mendukung ekstremisme" dalam serangkaian tweet pagi ini. Qatar membantah semua tuduhan tersebut.
Bahrain, Mesir, Libya, Yaman dan Maladewa juga merupakan negara yang memutus hubungan diplomatik dengan Qatar.
Sekutu lama Amerika Serikat (AS), Qatar dicurigai Washington dan negara-negara Teluk atas kedekatannya dengan grup Hamas dan Ikhwanul Muslimin.
Kekisruhan diplomatik Qatar dengan negara Teluk terjadi kurang dari sebulan setelah Presiden AS Donald Trump mengunjungi Arab Saudi dan menyerukan kesatuan dalam menghadapi ekstremisme.
Turut serta dalam memerangi kelompok militan Islamic State (ISIS), Qatar menyediakan lahan untuk pangkalan udara terbesar Amerika Serikat di kawasan. Qatar dijadwalkan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id