Mugabe, 92, tiba di Bandara Internasional Harare pada Sabtu (3/9/2016) setelah sempat menghilang dan dikabarkan sakit parah.
Situs berita Southern Daily pernah menuliskan sebuah artikel berjudul, "Robert Mugabe menderita Stroke, Mnangagwa sekarang adalah presiden interim Zimbabwe."
Data penerbangan mengindikasikan Mugabe bertolak ke Asia Timur, namun belakangan diketahui dirinya pergi ke Dubai.
"Saya ada urusan keluarga di Dubai, terkait salah satu anak saya," ujar Mugabe ke awak media, dengan menggunakan bahasa daerah Shona, seperti dikutip BBC.
"Iya, saya meninggal dunia. Benar saya meninggal dunia. Saya dihidupkan kembali seperti biasa," sambung dia, merespons pertanyaan mengenai rumor penyakit dan kematiannya.
Pada Mei, istri Mugabe sempat mengatakan suaminya itu akan berkuasa dari liang kubur.
Berkuasa sejak 1980, Mugabe mengaku akan kembali mencalonkan diri sebagai presiden untuk 2018.
Saat ini Zimbabwe masih dilanda kekacauan politik dan ekonomi di tengah merebaknya sejumlah kasus korupsi. Pekan lalu, gelombang unjuk rasa terjadi di Harare yang berujung pada penangkapan sejumlah pendemo.
Kepolisian Zimbabwe melarang adanya unjuk rasa di Harare untuk dua pekan, berdasarkan tekad Mugabe untuk menekan adanya gerakan melawan pemerintah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News