Milisi pro-Turki berada di lokasi ledakan bom mobil di Tal Abyad, Suriah, Sabtu 2 November 2019. (Foto: AFP)
Milisi pro-Turki berada di lokasi ledakan bom mobil di Tal Abyad, Suriah, Sabtu 2 November 2019. (Foto: AFP)

Bom Mobil Meledak di Perbatasan Suriah, 13 Orang Tewas

Internasional krisis suriah turki Turki serang Kurdi
Willy Haryono • 03 November 2019 07:00
Tal Abyad: Sedikitnya 13 orang tewas terkena ledakan bom mobil di kota perbatasan Tal Abyad, Suriah, Sabtu 2 November 2019. Kementerian Pertahanan Turki mengatakan sedikitnya 20 orang juga terluka dalam ledakan tersebut.
 
Pasukan Turki dan pemberontak pro-Ankara merebut kendali Tal Abyad serta beberapa kota perbatasan Suriah lainnya dari tangan milisi Kurdi bulan lalu.
 
Operasi Turki di Suriah utara dimulai sejak Amerika Serikat menarik pasukannya dari negara tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut laporan grup pemantau Syrian Observatory for Human Rights (SOHR), dikutip dari BBC, beberapa milisi pro-Turki dan warga sipil termasuk dalam 13 korban tewas ledakan bom mobil di Tal Abyad.
 
Berbeda dengan Kemenhan Turki, SOHR mencatat adanya 30 korban luka akibat ledakan.
 
Kemenhan Turki menuduh Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG) sebagai pihak yang memasang bom di sebuah mobil. Namun hingga saat ini, belum ada grup apapun yang mengklaim ledakan tersebut.
 
Bagi Turki, YPG adalah grup pecahan dari Partai Pekerja Kurdi atau PKK. PKK adalah grup yang telah melancarkan pemberontakan di Turki sejak tahun 1984.
 
Ankara telah menciptakan "zona aman" seluas 120 kilometer antara Tal Abyad dan kota Ras al-Ain. Pembuatan zona aman ini telah mengusir YPG dari area tersebut.
 
Jumat 1 November, pasukan Turki dan Rusia telah memulai patroli gabungan di zona aman.
 
Pada 9 Oktober, Turki meluncurkan Operation Peace Spring di Suriah utara, tepatnya di wilayah timur Sungai Efrat. Turki mengatakan tujuan dari operasi ini adalah mengamankan perbatasan dari YPG.
 
Selain itu, tujuan operasi adalah mengawal kepulangan para pengungsi Suriah dan memastikan integritas wilayah negara tersebut.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif