Kematian Jamal Khashoggi

Mattis: Kasus Khashoggi Harus Jadi Kekhawatiran Bersama

Willy Haryono 27 Oktober 2018 18:08 WIB
arab saudiJamal Khashoggi
Mattis: Kasus Khashoggi Harus Jadi Kekhawatiran Bersama
Menhan AS James Mattis dalam forum pertahanan di Manama, Bahrain, 27 Oktober 2018. (Foto: AFP/STR)
Manama: Menteri Pertahanan Amerika Serikat James Mattis menilai kasus pembunuhan Jamal Khashoggi "harus menjadi kekhawatiran bersama." Hal tersebut disampaikan Mattis dalam sebuah forum pertahanan di Manama, Bahrain, Sabtu 27 Oktober 2018.

Mengutip ucapan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo, Mattis mengatakan bahwa Washington "tidak memberikan toleransi terhadap aksi brutal dalam membungkam Khashoggi, seorang jurnalis."

"Dengan semangat perdamaian dan penghormatan terhadap hak asasi manusia, pembunuhan Jamal Khashoggi di fasilitas diplomatik harus menjadi kekhawatiran kita bersama," tambah Mattis, seperti dilansir dari kantor berita AFP.


Seorang kritikus kebijakan Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman, Khashoggi dibunuh usai memasuki konsulat Riyadh di Istanbul pada 2 Oktober.


Infografis kasus Jamal Khashoggi. (Foto: AFP)

Kamis kemarin, Direktur Agensi Intelijen Pusat AS (CIA) Gina Haspel menginformasikan kepada Presiden Donald Trump mengenai perkembangan terbaru investigasi kasus Khashoggi. Informasi disampaikan usai Haspel pergi ke Turki dan memperoleh data audio serta video mengenai Khashoggi.

Baca: Direktur CIA Berikan Arahan untuk Trump Terkait Khashoggi

Pembunuhan Khashoggi telah memicu kritik dan kecaman dari komunitas global. Pangeran Mohammed mengecam pembunuhan Khashoggi dan menyebutnya sebagai sesuatu yang "mengerikan," sembari membantah keterlibatan apapun. 

Trump menyebut pembunuhan Khashoggi ditutup-tutupi dengan buruk dan merupakan yang terburuk dalam sejarah.



(WIL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id